Jumat, 24 April 2026

Pengumuman, Di Kepri Ada 3.942 Orang Tanpa Gejala

Berita Terkait

batampos.co.id – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan, grafik positif Covid-19 di Provinsi Kepri bergerak naik.

Pada Senin (11/5/2020), Kota Batam bertambah tiga kasus pasien positif Covid-19. Selain itu, per tanggal 11 Mei jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Provinsi Kepri tembus 3.942 orang.

“Di satu sisi, hari ini (kemarin, red) Batam juga mencatatkan tambahan pasien yang sembuh sebanyak empat. Total sembuh di Batam sudah 26 orang,” jelas Tjetjep.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, mengenai perkembangan terkini kasus Covid-19 di Provinsi Kepri.

Menurut Tjetjep, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambahan delapan orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya naik 12 orang, dan OTG terjadi lonjakan yang
sangat signifikan, yakni sebanyak 433 orang dari sebelumnya.

“Untuk PDP dari 416 orang yang sedang dalam pengawasan sebanyak 84 orang. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Petugas medis RS Bhayangkara Polda Kepri mengambil darah salah seorang warga Batam untuk di tes menggunakan rapid test. Foto: Polda Kepri untuk batampos.co.id

Kemudian ODP dari 3.764 orang, sebanyak 3.332 orang sudah selesai dipantau. Artinya tersisa 432 orang yang sedang dipantau,” jelas dia.

Kemudian untuk kasus positif Covid-19 lokal di Kepri saat ini tercatat 15 kasus, dimana 13 dalam perawatan di rumah sakit, dua dilakukan karantina terpisah.

Sedangkan untuk klaster Rumah Sakit Khusus Covid-19 Galang, Batam, ada empat kasus yang tersisa dan dalam masa observasi. Kemudian jumlah reaktif Covid-19 183 orang.

“Mereka yang reaktif akan dilakukan PCR Tes untuk memastikan apakah mereka positif Covid-19 atau tidak. Tentu kita berharap hasilnya negatif,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, untuk kasus sembuh lokal tercatat sebanyak 49 orang. Sementara untuk klaster RS Khusus Infeksi sebanyak 25 orang.

Meningkatnya kasus sembuh hendaknya menjadi semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 butuh kerjasama semua pihak.

“Semua pihak tentu ingin wabah ini segera berakhir di Provinsi Kepri. Maka dari itu, mari kita bersama-sama melakukan pencegahan dengan mematuhi himbauan pemerintah,” tutup Tjetjep.(jpg)

Update