Minggu, 26 April 2026

Pedagang di Mega Legenda di Rapid Test, Hasilnya….

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemko Batam melakukan pengambilan sampel darah untuk rapid test Covid-19 di kawasan Pasar Mega Legenda, Batam Kota, Rabu (13/5/2020).

Ada 90 orang yang mengikuti rapid test tersebut. Hasilnya, sebanyak 85 orang non reaktif, dan lima orang menunjukan reaktif.

Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha, yang menyaksikan langsung proses rapid test tersebut, menyebutkan bahwa kelima orang tersebut akan menjalani tes swab.

”Jadi untuk menindaklanjuti hasil rapid test yang reaktif tersebut, dilakukan swab. Untuk memastikan warga tersebut (benar) terjangkit atau tidak. Tes swab sendiri sudah dilaksankan siang itu juga,” katanya, Rabu (13/5/2020).

Ia mengatakan, alasan pemilihan pasar karena sebagai titik keramaian. Tak hanya melaksanakan rapid test, Pemko Batam bersama dengan instansi terkait lainnya, juga melakukan sosialisasi dan mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan serta berbagai protokol kesehatan lainnya.

Petugas medis RS Bhayangkara Polda Kepri mengambil darah salah seorang warga Batam untuk di tes menggunakan rapid test. Foto: Polda Kepri untuk batampos.co.id

”Jadi, titik keramaian di sana kami sisir satu per satu. Kami juga edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

Rapid test ini, kata Aditya, terbuka untuk umum. Tidak dipungut biaya satu rupiah pun.

”Namun, kami utamakan pedagang dulu, maupun orang yang memiliki gejala,” ucapnya.

Terkait dengan lima orang yang reaktif, sudah didata tim gugus tugas. Selain itu, juga sudah berkoordinasi dengan pihak RT dan RW.

”Kami meminta warga (yang reaktif) melakukan karantina mandiri di rumah. Tapi kalau memang tidak ada jaminan (dilaksanakan karantina mandiri), kami bawa ke Rusun Tanjunguncang saja,” jelasnya.

Aditya mengatakan, pelaksaan rapid test massal ini akan terus dilaksanakan. Sesuai dengan jadwal yang direncanakan, rapid test tersebut akan dilaksanakan Sabtu (16/5/2020) di Pasar Mitra Raya dan Botania.

”Apabila tidak ada kendala, mungkin akan dilaksanakan rapid test di hari tersebut. Hal ini demi meningkatkan pengawasan terhadap masyarakat yang memiliki gejala atau terjangkit,” tuturnya.(ska)

Update