batampos.co.id – Para Camat dan Lurah diminta utnuk berhati-hati dalam menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak corona virus disease (Covid-19).
Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Ia pun berharap agar penyaluran bantuan sembako tersebut tidak menjadi persoalan hukum dikemudian hari.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan Pemko Batam kepada masyarakat tidak lain adalah untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19.
Karena itu dalam penyalurannya mulai dari pendataan hingga distribusi kepada masyarakat diharapkan bisa dilakukan dengan baik sesuai aturan dan prosedur yang ada.
“Mudah-mudahan penyaluran sembako tahap ke dua ini bisa berjalan dengan baik,” kata Rudi saat memberikan arahan Camat dan Lurah di Dataran Engku Putri, Kamis (14/5/2020).

Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (22/4/2020) lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Wali Kota juga meminta agar dalam pelaporannya bisa dilakukan dengan teliti dan jangan sampai ada kesalahan.
Kemudian dalam pendistribusian kepada masyarakat, para Camat dan Lurah diminta untuk melibatkan RT/RW agar tidak terjadi penumpukan di kelurahan.
Kemudian untuk penyalurannya di lapangan pihaknya juga mengingatkan agar dilakukan secara transparan.
Selain itu, Rudi juga meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam untuk segera menyampaikan data masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada kelurahan.
Agar tidak ada data masyarakat yang ganda. Karena sesuai aturan yang ada masyarakat penerima BST tidak bisa menerima bantuan sembako dari daerah.
“Pelajari data benar-benar, jangan sampai salah termasuk juga pelaporannya,” katanya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, untuk distribusi di lapangan diharapkan bisa meniru bagaimana saat penyaluran sembako tahap pertama lalu. Jika ada persoalan di lapangan harus segera dievaluasi dan diselesaikan.
“Untuk pendistribusian saya kira sesuaikan saja dengan wilayah kelurahan masing-masing. Terpenting pastikan betul soal pertanggungjawabannya,” kata Amsakar.(*/esa)
