batampos.co.id – Zahra, bocah perempuan 7 tahun delapan bulan yang juga menjalani karantina di Rusunawa Tanjunguncang dalam kondisi sehat. Orang dalam pangawasan (ODP) yang berhubungan dengan kasus 35 di Bengkong ini bahkan selalu ceria meskipun harus terpisah dengan kakak-kakaknya.
Keceriaan bocah perempuan yang dikarantina sejak Senin (11/5) lalu ini, karena selalu dihibur para petugas medis yang bersiaga di sana. Dia dibelikan banyak mainan oleh para dokter dan petugas medis yang bertugas, sehingga selalu terhibur sekalipun dia ditempatkan sendirian dalam satu kamar.
“Semalam dia malah main Tik-Tok. Dia ceria karena banyak mainannya dibelikan dokter,” ujar Nur.
Selama berada di rusunawa, Zahra tidak rewel ataupun menangis. Dia justru terhibur karena ODP lain dan petugas selalu menghiburnya. Zahra merupakan adik dari tiga pasien yang berhubungan dengan DD, kasus 35. Zahra dan ketiga kakaknya adalah kakak beradik yatim.
Ayah meninggal dan ibu bekerja di Malaysia. Selama ini biaya hidup mereka dibantu keluarga DD.(eja)
