Rabu, 29 April 2026

Angka Pengangguran Melonjak, PKB Sebar Bantuan

Berita Terkait

batampos.co.id – Anggota DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI Nur Yasin mengatakan, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dampak besar bagi putaran roda ekonomi masyarakat. Namun hal itu harus dilakukan sementara demi memutus rantai penularan Covid-19.

Menurutnya, banyak warga yang harus kehilangan mata pencaharian. Tidak sedikit juga kalangan pengusaha dan pedagang yang mengeluh karena ada penurunan omzet dagangan mereka akibat sepi pembeli.

Belum lagi, lanjut Nur Yasin, banyak perusahaan yang harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau merumahkan karyawannya, karena penurunan tingkat produksi yang sangat drastis.

“Saat ini jumlah pengangguran meningkat tajam. Kondisi ini harus disikapi secara gotong royong oleh semua elemen masyarakat untuk saling meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19,” kata Nur Yasin dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5).

Nur Yasin juga menuturkan, beban masyarakat saat ini sudah sangat berat. Mereka tidak hanya terancam dari sisi Kesehatan, namun juga terdampak secara sosial-ekonomi akibat penyebaran wabah Covid-19. Apalagi saat ini jelang perayaan hari raya idul fitri.

Karena itu, lanjut anggota Komisi IX DPR Masyarakat saat ini harus mulai menerapkan gaya hidup baru untuk meminimalkan potensi terinfeksi Covid-19, sebab periode pandemi ini masih belum jelas sampai kapan akan berlangsunga. Apalagi vaksinya belum juga ditemukan.

“Sebelum ditemukan vaksin Covid-19 maka masyarakat bisa dengan mudah terkena wabah. Karena itu untuk mencegahnya saya sengaja memberikan masker dan hand sanitizer untuk masyarakat agar digunakan dengan baik untuk memimalkan potensi terserang Covid-19,” ujarnya.

Selain paket kesehatan, Nur Yasin juga membagikan paket bantuan sosial bagi warga terdampak wabah virus Korona di Kabupaten Jember dan Lumajang. Paket bantuan tersebut berupa 40 ton beras, 8.000 paket sembako.

“Tim kami telah mendata siapa saja warga yang paling terdampak dan harus dibantu. Nanti paket bantuan akan didistribusikan langsung dari rumah ke rumah dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para mitra Komisi IX yang bersinergi memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di Jember dan Lumajang. Di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, BKKBN, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan BPOM RI.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para mitra kerja Komisi IX, ini merupakan wujud dari sinergisitas yang solid antara eksekutif dan legislatif untuk saling gotong royong demi membantu masyarakat yang sedang kesulitan di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.(jpg)

Update