Kamis, 23 April 2026

Hati-hati! Pertambahan Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Bisa Dikendalikan

Berita Terkait

batampos.co.id – Angka pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Setiap hari sejak Mei 2020, pertambahan angka harian Covid-19 selalu lebih dari 400-an kasus. Daerah yang terdampak juga terus menyebar setiap hari hingga 389 kabupaten kota terdampak.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto selalu menyebut bahwa penularan masih terjadi. Virus korona dan Orang Tanpa Gejala (OTG) masih banyak berada di sekitar kita. Sehingga dia mengakui bahwa kasus baru Covid-19 belum bisa dikendalikan.

“Kita akan lebih berhati-hati manakala kita berada di luar rumah. Kita memang belum sepenuhnya dapat mengendalikan Covid-19. Maka jangan ambil risiko untuk tertular Covid-19,” tukasnya dalam konferensi pers, Senin (18/5).

Yurianto menilai gaya hidup masyarakat kini sudah banyak berubah. Masyarakat mulai menyadari pentingnya pola hidup bersih sehat. Sudah biasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun. Apabila terpaksa keluar rumah wajib memakai masker.

“Ini norma yang sama-sama kita yakini dan sudah memahami ini untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Semangat ini kebiasaan ini mestinya bisa kita galakkan, kita jadikan darah daging menghadapi situasi pandemi global ini,” ujarnya.

Yurianto mengajak norma kehidupan yang baru ini harus menjadi budaya baru. Sebab Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengumumkan bahwa virus ini tak akan pernah musnah dari muka bumi dengan cepat.

“Ini jadi penting karena WHO mengatakan virus ini tak akan bisa hilang dalam waktu singkat. Dan tak bisa lagi dimaknai sebagai persoalan lokal, ini jadi permasalahan dunia. Keberadaan ini harus jadi paradigma yang baru untuk kita. Dan jangan dimaknai kita harus menyerah dengan situasi ini. Kita harushl spunya komitmen untuk berdampingan dengan situasi ini,” tandasnya.(jpg)

Update