batampos.co.id – Sepeuluh orang tenaga kerja pembangunan SP II di Anambas kembali menjalani pemeriksaan rapid test Covid-19. Pemeriksaan itu atas permintaan Polres Kepulauan Anambas kepada Pemerintah Daerah Kepulaun Anambas, melalui Dinas Kesehatan, agar tenaga kerja SP II tersebut dapat dipastikan bebas corona.

AKBP Cakhyo Dipo Alam selaku Kapolres Anambas melalui Kasatreskrim Iptu Julius M mengatakan hal ini juga untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa para pekerja tersebut sudah melalui protokol kesehatan. “Sampai dengan tanggal 28 Mei 2020 tetap menjalani isolasi mandiri dan belum boleh bekerja sampai dengan masa isolasi mandirinya selesai,” sebutnya saat dikonfirmasi wartawan Batam Pos Online, Rabu (20/5/2020).

Ia menjelaskan Polres Kepulauan Anambas bersama Gugus Tugas Covid-19, bersama-sama ingin Anambas tetap dalam zona hijau dan tidak terpapar Covid-19.

“Sehubungan dengan kedatangan 10 pekerja kemarin makanya kita meminta Pemkab melalui Dinas Kesehatan sudah menurunkan tim medis untuk melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif,” tegasnya.

Di sisi lain, Baban Subhan selaku tim kesehatan Gugus tugas covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, tenaga kerja tersebut sudah dilakukan rapid test ketika tiba di Anambas pada tanggal 14 Mei 2020.

“Sampai saat ini hasil pemeriksaan 10 tenaga kerja tersebut menunjukan non reaktif,” kata Baban Subhan.

Saat ditanya jumlah rapid test Covid-19, Baban Subhan mengatakan sebanyak 1000 unit.” Kita sudah salurkan ke masing- masing puskesmas di Anambas,” sebutnya.

Ia menegaskan kepada para pekerja tersebut dapat melaksanakan protokol kesehatan. Isolasi mandiri sampai waktu yang telah ditetapkan.(fai)