batampos.co.id – Oknum perwira polisi Polda Kepri, Iptu HA, yang melakukan penggelapan puluhan unit mobil dijerat dengan tiga pasal sekaligus dengan ancaman paling lama enam tahun penjara.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap Iptu HA diketahui telah melakukan penggelapan mobil berbagai merk sekitar 83 unit.

“Hingga saat ini tim teknis gabungan masih melakukan pelacakan dan pengejaran terhadap kendaraan- kendaraan yang belum disita, sampai dengan malam ini (Selasa, 19/5/2020) barang bukti yang berhasil kita amankan sebanyak 30 unit Mobil” jelasnya, Selasa (19/5/2020).

Ia menjelaskan dari kasus tersebut pihaknya mengamankan empat orang tersangka. Termasuk tersangka utama yaitu oknum anggota Polri berinisial HA.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt (kanan) memperlihatkan beberapa mobil yang digelapkan oleh Iptu HA. Foto: Humas Podla Kepri untuk batampos.co.id

“Adapun modus operandi yang dilakukannya adalah dengan menawarkan kendaraan dari leasing atau dari showroom kepada pembeli dengan memalsukan dokumen kendaraan tersebut, perbuatan ini sudah hampir kurang lebih 3 tahun dilakukan oleh tersangka bersama rekan-rekannya yang lain,” paparnya.

Ia menjelaskan, Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman, sangat memberikan atensi terhadap perkara tersebut.

“Dan akan terus mengungkap hingga ke proses hukum selanjutnya, para tersangka diancam dengan pasal 372, 378 dan 263 KUHP dengan ancam hukuman empat tahun penjara dan paling lama enam tahun penjara,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah menerima 12 laporan dari para korban. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat di Provinsi Kepri yang merasa ada kendaraannya menjadi korban penipuan dipersilahkan datang ke Polda Kepri dengan membawa dokumen kendaraan untuk dilakukan cek fisik ditempat.

Ia juga menjelaskan, pelaku utama yaitu Iptu HA diamankan di Pelalawan, Provinsi Riau, di kos-kosannya pada MInggu (17/5/2020) sekira pukul 21.00 WIB.(esa)