batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Kota Batam semakin mengganas. Kemarin, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan ada 13 kasus baru positif Covid-19. Satu di antaranya balita berusia 2 tahun. Namun, balita perempuan itu meninggal dunia, Minggu (17/5) lalu. Dengan demikian sudah delapan warga Batam meninggal karena virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

“Seorang balita perempuan berinisial VS usia 2 Tahun, belum sekolah, beralamat di kawasan perumahan Tembesi Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 77 Kota Batam,” ujar Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Rudi memaparkan yang bersangkutan pada tanggal 15 Mei 2020, pukul 14.30 WIB, dibawa oleh orang tuanya datang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah Batam dengan kondisi tidak ada respon atau tidak menangis sejak pagi hari. Menurut orang tuanya anak tersebut sudah mengalami demam sejak lima hari sebelumnya yang disertai BAB cair dan berlendir dan ditemukan benjolan dibawah lehernya.

Selanjutnya dilakukan perawatan di bangsal anak dengan sebelumnya dilakukan peneriksaan RDT dengan hasil Non Reaktif. Kemudian pada tanggal 16 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi Positif.

Rudi melanjutkan, pada tanggal 17 Mei 2020, pukul 13.30 WIB yang bersangkutan mengalami kondisi pemburukan, dan untuk mengatasi kondisi tersebut dokter telah berusaha melakukan tindakan upaya pertolongan yang maksimal namun pada pukul 18.30 WIB yang bersangkutan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.(*/uma)