batampos.co.id – Pendistribusian sembako gratis untuk masyarakat terdampak corona virus disease (Covid-19) di Kecamatan Sagulung dan Nongsa diundur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengatakan, hal itu disebabkan terjadinya keterlambatan pengiriman bahan-bahan pokok dari luar kota khususnya Jakarta ke Batam.

ia menjelaskan, rencananya pembagian sembako tersebut dijadwalkan pada Selasa (19/5/2020) untuk masyarakat di Kecamatan Nongsa dan Rabu (20/5/2020) di Kecamatan Sagulung.

Namun karena ada keterlambatan pengiriman barang, Pemko Batam menjadwalkan ulang pendistribusian sembako tersebut pada Kamis (4/6/2020) untuk Kecamatan Nongsa dan Jumat (5/6/2020) untuk Kecamatan Sagulung.

“Penyedia dan distributor sebenarnya sudah mengupayakan secara maksimal untuk tepat waktu, tapi memang ada kendala di pengiriman sembako,” kata Jefridin, Rabu (20/5/2020).

Ia menjelaskan, terhambatnya pengiriman sembako juga disebabkan karena beberapa daerah seperti Jakarta saat ini sedang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain itu yang membutuhkan paket sembako menurut dia tidak hanya Kota Batam, tapi daerah-daerah lainnya di Indonesia yang saat ini juga memesan banyak bahan pokok untuk masyarakatnya.

Perangkat RT/RWmembawa bantuan sembako dari Pemko bBtam yang diambil dari kantor Lurah
Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (22/4/2020) lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Sehingga hal ini membuat stok terbatas, kemudian Jakarta saat ini masih PSBB yang membuat pengiriman barang sedikit terlambat,” katanya.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sagulung dan Nongsa atas keterlambatan pendistribusian sembako tersebut.

Hal itu kata dia, terjadi bukan karena Pemko Batam sengaja ingin menunda, namun karena memang ada kendala pengiriman barang yang membutuhkan waktu cukup lama.

Pihaknya meminta masyarakat di Kecamatang Nongsa dan Sagulung bersabar. Pemko Batam lanjutnya pasti akan berusaha semaksimal mungkin agar sembako tersebut bisa segera tiba di Batam.

Sehingga secepat mungkin bisa langsung didistribusikan untuk masyarakat.

“Sekali lagi kami memohon maaf atas keterlambatan pendistribusian sembako untuk masyarakat,” katanya.(*/esa)