batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama Kota Batam menerbitkan panduan praktis salat Idul Fitri di rumah. Panduan ini bisa dilakukan berjamaah atau sendirian. Kepala Kantor Kemenag Batam Zulkarnain Umar, menyatakan panduan ini sebagai ikhtiar Kantor Kemenag Batam Kota dalam memberikan edukasi pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri yang dilakukan masyakarat di rumah masing-masing.

“Kita pasti mendambakan dapat melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid, lapangan dan tempat terbuka sebagai bentuk syiar Islam dan ungkapan kebahagiaan merayakan hari kemenangan. Namun pandemi Covid-19 yang sedang mewabah membuat pelaksanaan ibadah mesti disiasati dengan strategi khusus,” kata Zulkarnai dikutip dari buku panduan yang sudah beredar, Jumat (22/5).

Adapun salat Idul Fitri di rumah dapat dilaksanakan berjamaah atau sendiri dengan ketentuan:
• Jika dilakukan secara berjamaah , jumlah jamaah minimal 4 (empat) orang. Satu orang imam dan tiga orang makmum.
• Usai shalat Ied, khatib melaksanakan khutbah.
• Jika jumlah jamaah kurang dari 4 (empat) orang atau bila tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka shalat Idul Fitri boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah.

Berikut tata cara salat Idul Fitri sendiri atau berjamaah dengan keluarga di rumah:

Rakaat Pertama
▪ Diawali membaca niat shalat Idul Fitri
▪ Takbiratul ihram
▪ Membaca Doa Iftitah
▪ Takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (diluar takbiratul ihram), dan di antara tiap takbir dianjurkan membaca : “Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilahaa illallah wallahu akbar
▪ Setelah takbir yg ketujuh, membaca surah Al Fatihah.
▪ Dilanjutkan membaca surah pendek dalam Al Quran (surah apa saja boleh, namun dianjurkan membaca surah Al-Ála).

Rukuk, I’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat umumnya.

Rakaat Kedua
▪ Bangkit dari sujud, membaca takbir sebanyak lima kali, diantara tiap takbir dianjurkan membaca : “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha ilallah wallah akbar
▪ Membaca surah Al-Fatihah, dilanjutkan surah pendek dalam Al Quran (surah apa saja boleh, namun dianjurkan membaca surah AlGhasyiyah.
▪ Rukuk, I’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya hingga duduk tasyahud akhir
▪ Diakhiri dengan salam
▪ Setelah salam disunnahkan mendengarkan khutbah. Jika salat Idul Fitri dikerjakan secara munfarid (sendiri) maka tidak perlu ada khutbah. (uma)