batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melakukan Open House on the Road pada Minggu (24/5/2020) atau di hari pertama lebaran Idul Fitri 1441 hijriah.

Aksi ini dilakukan orang nomor satu di Batam tersebut karena khawatir warganya tak bisa merasakan nuansa Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 ini.

Sri Wati, salah seorang warga yang menerima nasi kotak dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sangat bersyukur bisa mendapatkan makanan tersebut.

“Alhamdulillah, saya tetap bisa makan enak saat Lebaran,” ucapnya saat menerima bingkisan makanan di Rumah Sakit Harapan Bunda, Lubukbaja, Minggu (24/5/2020).

Wati menjelaskan, lebaran kali ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Wanita paruh baya itu mengaku tak bisa memasak dan menghidangkan aneka makanan khas Lebaran di rumah.

Pasalnya, ia harus menemani buah hatinya yang saat itu sedang dirawat di rumah sakit tersebut.

“Terima kasih sudah memberi semangat bagi kami,” tuturnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan bingkisan nasi kotak kepada salah seorang pengendara. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Tak hanya Wati, hal serupa juga dirasakan sejumlah perawat dan dokter jaga yang tak bisa berkumpul dengan keluarganya saat Lebaran karena harus melayani pasien.

Hal inilah yang mendasari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,  ingin berbagi keceriaan Lebaran, mulai di rumah sakit hingga pinggir-pinggir jalan.

Ia ingin semua warganya tetap merasakan nuansa Lebaran, meski di tengah situasi sulit akibat wabah Covid-19.

“Hari ini saya hadir untuk membagi apa yang ada pada kita untuk rakyat. Kita ingin berbagi untuk merayakan hari Idulfitri ini,” kata Rudi, yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itu.

Rudi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap sebagian warganya yang tak bisa merasakan nuansa Lebaran, karena perekonomian Batam yang sedang terpuruk.

Ia berharap, dengan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, bisa membuat warganya tetap tegar dan bersama-sama berupaya mengubah keadaan.

“Momen hari yang fitri ini bisa kita jadikan simbol kemenangan dan motivasi untuk melawan Covid-19,” kata dia.

Tak hanya untuk petugas dan warga di rumah sakit, Rudi juga membagikan bingkisan itu bagi warga lain di berbagai kecamatan di Batam.

Bertajuk Open House on the Road, total ada 15 ribu makanan yang dikemas dalam kotak yang disebar untuk warga tersebut.

Rudi bersama istrinya, Marlin Agustina, juga membagikan makanan ke sejumlah warga di Kecamatan Lubukbaja, Batuampar dan Batamkota.

Bingkisan ini merupakan gabungan dari Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Dalam kegiatan Open House on the Road itu, pemerintah juga menerapkan protokol kesehatan.

Seperti, tidak dibenarkan adanya kerumunan massa, semua petugas menerapkan jaga jarak (physical distancing) serta menggunakan masker.

“Meski tak bisa bersilaturahmi dengan berjabat tangan langsung, kita berharap Lebaran ini menjadi kemenangan kita bersama,” ujarnya.

Pembagian santapan Lebaran ini disebar ke masing-masing kecamatan. Tujuannya, agar tidak ada kerumunan warga saat pembagian makanan tersebut.

Rudi juga mengaku, berkeinginan agar Lebaran tahun ini dapat berkumpul dengan warganya. Namun, situasi pandemi ini membuat silaturahmi harus dikemas berbeda.

“Kami, mewakili pemerintah mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Rudi.(*/esa)