batampos.co.id – Pemko Batam akan menerapkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PAM) yang akan dijalankan hari ini (27/5/2020) hingga Minggu (14/6/2020) mendatang dan pada 15 Juni 2020 mendatang Provisni Kepri atau Kota Batam akan menjadi percontohan New Normal.

Hal ini mendapatkan respon positif dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.

Ia berharap, kebijakan tersebut dapat kembali mendongkrak semua sektor pariwisata di Kota Batam.

“Kita segera mengumpulkan asosiasi dan pengusaha di bidang pariwisata terkait rencana Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melonggarkan semua aktivitas di Batam,” katanya, Rabu (27/5/2020).

Ardi menjelaskan, sektor pariwisata seperti hotel, resort, restoran, tempat hiburan, destinasi wisata dan sebagainya akan kembali dibuka.

Hal ini kata dia, sebagai upaya menggesa agar sektor pariwisata kembali pulih, namun harus memenuhi syarat protokol kesehatan.

Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Kita sama-sama berjuang agar sektor pariwisata ini kembali bangkit,” ujarnya.

Ia mengatakan, sektor pariwisata merupakan sektor utama yang terdampak akibat wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tak hanya pengusaha saja yang terdampak, bahkan hingga para pekerja pariwisata. Sudah banyak yang mengeluh, banyak pekerja juga terdampak,” kata dia.

Ia berharap, dengan mulai beroperasi kembali sektor pariwisata, akan diiringi kembali bangkitnya perekonomian Kota Batam.

Hal itu, kata dia, merupakan tekad Wali Kota Batam yang tak ingin kondisi terpuruk ini terus berlanjut.

“Sektor pariwisata harus bangkit lagi. Apalagi negara tetangga; Singapura dan Malaysia di awal Juni sudah melakukan pelonggaran,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan adanya pelonggaran di negara tetangga, dunia pariwisata Batam akan kembali bergairah dan normal.

“Kita sudah minta kesanggupan (mematuhi protokol kesehatan, red) semua asosiasi dan pengusaha pariwisata terkait hal ini. Semua harus sanggup menjalankan protokol kesehatan saat dibuka nanti,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ingin semua sektor di Batam kembali normal.

Namun, dalam menjalankan semua aktivitas itu nanti, dengan tatanan hidup kenormalan baru atau akrab disebut New Normal.

“Kita buka semua aktivitas di kota ini, tapi dengan tetap pakai masker, jaga jarak dan disiplin mencucing tangan. Itu kehidupan normal baru kita,” pesan Rudi.(*/esa)