batampos.co.id – Sebanyak 38 warga Batam yang reaktif saat rapid test dijemput dan dibawa ke Rumah Susun (Rusun) Tanjunguncang, Rabu (27/5) malam. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan 38 warga itu ada 37 warga Batuampar dan satu warga Sekupang yang reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Mereka kini dikarantina di Rusun Tanjunguncang. “Temuan itu, hasil penyisiran dua hari ini. Malam-malam dikerjakan teman-teman di puskesmas dan pihak kecamatan,” ujar Didi.

Sementara itu, ODP yang harus menjalani masa karantina di rusunawa BP Batam di Tanjunguncang terus bertambah, menjadi 35 orang. Jumlah ini sudah termasuk tambahan delapan ODP dari pemeriksaan dua hari usai Lebaran. Delapan ODP reaktif yang baru masuk tersebut, berasal dari Botania, Batam Kota.

Para ODP ini masih menjalani karantina sebab masih menunggu hasil swab dari BTLKPP Batam. Jika ada yang positif, akan dipindahkan ke rumah sakit rujukan Covid-19. “Masih naik-turun terus (jumlah ODP),” ujar Koordinator Pengamanan Rusunawa dari Tim Tagana, Nur Arifin, kemarin.

Sementara di Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I, jumlah ODP tetap 264 orang. Mereka adalah TKI di Malaysia yang dipulangkan beberapa waktu lalu. Mereka masih menunggu hasil pemeriksaan sampel lebih lanjut.(*/jpg)