batampos.co.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas mencatat ada 4.760 warga di daerah tersebut yang mengidap penyakit diabetes melitus selama dua tahun terahir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, melalui Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Erin Afriani, mengatakan, jumlah tersebut merupakan  kumulatif dari 2018 dan 2019.

“2018 penderita diabetes melitus ditemukan sebanyak 3.974 orang dan pada 2019 penderita diabetes melitus sebanyak 786 orang,” jelasnya, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan, terjadi trend positif terhadap penderita diabetes melitus di Kabupaten Anambas. Karena jumlahnya jauh menurun pada 2019.

Ilustrasi

Namun kata dia, perlu adanya kesadaran masyarakat untuk lebih aktif melaksanakan deteksi dini penyakit tidak menular di fasilitas kesehatan guna mengetahui status kesehatannya.

Direktur RSUD Tarempa, Dokter Rini Gumala, mengatakan, penyakit diabetes melitus itu ada dua jenis yaitu tipe 1 dan tipe 2.

“Diabetes yang baru di dapat pada saat diperiksa, dengan obat yang tereliminasi artinya bagus,” jelasnya.

Tetapi lanjutnya, apabila ternyata diabetes dengan diberikan obat namun tidak menunjukan hasil yang baik, artinya ada sesuatu yang dikhawatirkan.

“Kemungkinan ada organ yang rusak untuk menghasilkan insulin dalam tubuh,” katanya.(fai)