batampos.co.id – Salah satu kontribusi pemerintah dalam penyelenggaraan program  JKN-KIS adalah dengan membayarkan iuran peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Hal tersebut tentu sangat membantu masyarakat yang memenuhi kriteria miskin atau tidak mampu.

Kehadiran pemerintah dengan memastikan jaminan kesehatan bagi 132.600.906 jiwa peserta PBI dan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah ini, dirasakan manfaatnya oleh Abdur Rahim (38).

Salah seorang peserta PBI APBN asal Medan yang kini menetap di Batam. Ia mengaku sering memanfaatkan KIS (Kartu Indonesia Sehat) untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saya jadi peserta yang dibayarkan iurannya sudah dari 2014 sampai sekarang, dan semenjak 2019 saya sangat sering menggunakannya,” kata Rahim.

Akibat penyakit yang dideritanya, peserta yang tinggal di daerah Bengkong ini beberapa kali harus di rawat inap di rumah sakit dan harus melakukan kontrol satu bulan sekali.

Ilustrasi warga mengurus BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan cabang Batam di Batam Center, beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana /batampos.co.id

“Saya pernah dirawat selama 1 (satu) minggu di 2 (dua) rumah sakit berbeda. Selain itu, saya juga harus rutin rawat jalan 1 (satu) bulan sekali,” kata Rahim

Penyakit yang dideritanya kini, membuat ia harus kehilangan pekerjaan lantaran kondisinya tidak memungkinkan untuk kembali mengajar.

Oleh sebab itu ia merasa sangat terbantu karena iurannya dibayarkan oleh pemerintah.

“Bantuan iuran yang saya dapatkan itu meringankan biaya pengobatan saya, saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah” kata Rahim.

Sebagai peserta PBI yang katanya sering mendapatkan diskriminasi ia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari faskes tempat ia berobat.

“Alhamdulillah pelayanannya sangat baik,” kata Rahim saat dihubungi Tim Jamkesnews melalui whatsapp.

Tidak hanya di faskes ia juga diberi kemudahan saat hendak mengubah faskes tingkat pertama yang awalnya di Medan menjadi faskes di Batam, sehingga ia dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sampai saat ini.

Terakhir, ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan sebab beberapa waktu yang lalu menjadi salah satu orang yang menerima bantuan sembako dalam rangka BPJS Peduli.

“Semoga dibalas kebaikannya oleh Allah,” kata Rahim.(*)