batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2020 atau 1441 H ini. Karena itu sebanyak 1.189 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah diputuskan batal berhaji tahun ini. Sebanyak 627 diantaranya JCH asal Batam.

Keputusan pahit ini diambil Kementerian Agama (Kemenag) karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Coronavirus Disease-19 (Covid-19) yang belum usai. Keputusan Menteri Agama tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar.

“Ini sudah final. Keputusan ini juga sudah dibahas bersama MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan anggota dewan di pusat. Jadi mudah-mudahan bisa diterima,” kata Zulkarnain di Sekupang, Selasa (2/6).

Menurutnya tahun ini terdapat 627 calon jemaah haji asal Batam yang dijadwalkan berangkat ke tanah suci umat muslim. Namun karena telah ditetapkan tak ada pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia tahun ini, maka keberangkatan jemaah asal Batam juga tertunda. Jemaah yang tidak jadi “naik haji” tahun ini akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan.

“Keputusan ini dinilai menjadi pilihan terbaik di tengah kondisi pandemi sekarang. Oleh karena itu kami harap dapat diterima, dan calon jemaah diharap bersabar,” pesannya.

Untuk mempermudah penyampaian informasi ke semua jemaah, Kemenag Batam akan mengerahkan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di 12 kecamatan. Petugas nanti akan menyampaikan informasi penundaan ini melalui grup haji yang ada.

“Di tiap kecamatan ada koordinatornya. Kalau mengumpulkan jemaah sebanyak itu di kondisi sekarang ini sepertinya tidak mungkin. Maka kami memanfaatkan grup per KUA,” terang Zulkarnain.(*/uma)