batampos.co.id – Layanan listrik di Batam yang interkoneksi ke Bintan padam total (blackout) tadi malam mulai pukul 19.25 WIB. Hal itu menyusul terjadi setelah hujan deras dan petir di Batam. Hingga tengah malam sebagian listrik di wilayah Batam sudah ada yang hidup kembali. Namun pagi hari ini listrik kembali padam di sejumlah wilayah.

“Rumahku padam pas jam 9 barusan,” kata Herlianti, warga Nongsa.

Pemadaman pagi tadi terjadi di wilayah Batam Center, Nongsa, Bengkong, dan Batuaji. “WA keluarga ngasih tau kalau Piayu mati lagi,” kata Martoyo tadi pagi.

Pihak bright PLN Batam dalam beberapa grup di media sosial (medsos) membagikan informasi penyebab blackout Batam-Bintan, akibat hilangnya tegangan pada sistem transmisi 150 Kv Batam-Bintan.

“Kami infokan untuk saat ini sistem transmisi 150 Kv Batam-Bintan hilang tegangan. Untuk saat ini kami sedang dalam proses pemulihan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis pihak bright PLN Batam, tadi malam.

Pihak bright PLN Batam mengakui terjadi pemadaman total di Batam dan Bintan, termasuk Tanjungpinang. Sistem transmisi 150 Kv Batam-Bintan yang mengalami gangguan itu terjadi di arah gardu induk (GI) Sagulung dan GI Panaran yang trip di Line 1 dan 2.

Plt Direktur Utama bright PLN Batam, Awaluddin Hafid, membenarkan telah terjadi gangguan pada sistem kelistrikan Batam-Bintan. “Sebelumnya kami ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bahwa pada hari ini (tadi malam, red) pukul 19.25 telah terjadi gangguan sistim kelistrikan Batam yang disebabkan adanya sambaran petir di salah satu ruas jaringan transmisi 150 kV,” ujar Awaluddin, tadi malam.(*/uma)