Sabtu, 11 April 2026

Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Berita Terkait

batampos.co.id – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan survei mengenai penanganan Covid-19 oleh pemerintah serta dampak politik dan ekonominya. Hasilnya, 60,3 persen responden menilai bantuan sosial (bansos) yang diberikan untuk warga kurang mampu tidak tepat sasaran.

“Mayoritas menilai bantuan sosial yang diberikan untuk warga kurang mampu kurang atau tidak tepat sasaran sama sekali, 60,3 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Minggu (7/6).

Sementara itu, sebanyak 25,6 persen responden menilai distribusi bansos cukup tepat sasaran. Hanya 4,1 persen responden menilai bansos sangat tepat sasaran.

Menanggapi hasil survei, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait yang turut hadir menjadi pembicara menilai, kendala terbesar distribusi bansos adalah masalah data. Dia mengusulkan sejumlah langkah seperti verifikasi data dari tingkat RT/RW secara berjenjang.

“Dugaan saya, ke depan itu bansos-bansos meningkat. Jadi, perlu kita database buat pegangan. Jadi, harus ada data terbaru dan terus update,” ucap Maruarar.

Sebagai informasi, survei dilaksanakan pada 16-18 Mei 2020 dan melibatkan 1.200 responden yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(jpg)

Update