batampos.co.id – Kepala Gugus Tugas Covid-19 Doni Monardo menerangkan, pemerintah terus berupaya menambah kemampuan tes PCR. Hal itu dilakukan untuk memenuhi target 20 ribu tes per hari yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pekan lalu.
Untuk mewujudkannya, menurut Doni, kerja sama daerah harus dipertajam. Khususnya di level provinsi. Terutama unsur kesehatan dengan TNI-Polri dan BIN daerah. Dengan demikian, seluruh komponen mampu melakukan tracing dan tracking terhadap kelompok masyarakat yang diduga ODP.
’’Program ini akan menjadi prioritas kami ke depan,’’ terang Doni. Ujung tombaknya adalah kepala dinas kesehatan tingkat provinsi. Lewat manajemen yang terintegrasi, kepala dinkes bisa lebih banyak mengetahui warga yang terdampak beserta lokasinya. Juga langkah-langkah untuk mengisolasi, terutama isolasi mandiri.
Prinsipnya, jangan sampai mereka yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 bisa keluar rumah atau lokasi isolasi mandiri yang disiapkan. Baik yang disiapkan pemerintah maupun fasilitas personal.
Gugus tugas juga akan memperbarui mesin PCR yang dinilai sudah berumur. Beberapa di antaranya sudah lambat dalam memproses sampel sehingga terjadi antrean di beberapa daerah. ’’Diharapkan, mesin-mesin yang akan kita siapkan ini memiliki kualitas yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih banyak dalam melakukan pemeriksaan,’’ lanjutnya.(jpg)
