Sabtu, 11 April 2026

Pandemi Covid 19, Kader JKN Ini Bagikan Cerita Edukasi Peserta dari Rumah

Berita Terkait

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa bulan belakangan ini tentu
saja membatasi banyak aktivitas. Salah satunya adalah aktivitas Kader JKN yang biasa turun ke lapangan untuk melakukan edukasi kepada peserta.

Sulastri yang merupakan Kader JKN di wilayah Sekupang adalah salah satu yang merasakan dampaknya.

Ia pun melakukan edukasi kepada peserta dari rumah melalui telepon dan aplikasi whatsapp.

Menurutnya kondisi Batam beberapa waktu lalu yang tidak kondusif dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang positif membuatnya merasa takut untuk berkunjung ke rumah peserta.

Tidak hanya Kader JKN, ketakutan itu pun dirasakan oleh masyarakat. Hal tersebut
ditunjukkan dengan penolakan ketika Kader JKN datang berkunjung.

“Kalo datang berkunjung kami tidak diperdulikan. Peserta bilang kenapa saya masih
berkunjung, kan musim Covid 19,” kata Sulastri.

Hal tersebut mengharuskan Sulastri untuk melakukan edukasi kepada peserta melalui telepon dan whatsapp untuk mengurangi physical distancing.

Petugas BPJS Kesehatan memberikan penjelasan kepada warga yang sedang mengurus JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam, beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Menurut Sulastri, respon peserta yang dihubungi melalui telepon cukup baik. Hal tersebut memberikan semangat tersendiri untuknya.

“Alhamdulillah banyak yang respon kalau di telepon. Lagipula kalau ngomong ke peserta yang menunggak, lebih jelas lewat telepon daripada sms atau whatsapp, nanti bulan selanjutnya baru diingatkan lagi lewat whatsapp,” kata Sulastri.

Kader JKN-KIS yang sudah bergabung tiga tahun belakangan ini mengatakan, bahwa
sebagai Kader JKN ia tidak hanya menagihkan iuran kepada peserta tapi juga melakukan
edukasi kepada peserta agar peserta tidak membayar iuran ketika sakit saja.

“Saya rajin nelpon peserta. Soalnya kalo diingatkan terus, insha Allah peserta nanti akan rajin bayar iuran. Awalnya saya tanya dulu bagaimana pembayaran iurannya setelah itu baru saya jelaskan pentingnya peserta membayar iuran” kata Sulastri.

Dalam waktu 1 (satu) bulan kemarin, ia sudah menghubungi 100 peserta. Harapannya, dari jumlah tersebut banyak peserta yang kemudian rutin membayar iuran walaupun tidak
diingatkan.

Namun, pemerintah akan segera memberlakukan new normal. Itu artinya aktivitas Kader JKN akan kembali seperti sedia kala. Sulastri mengatakan dalam waktu dekat ia akan kembali mengunjungi peserta tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Rencananya bulan ini kami akan mengunjungi kembali peserta yang menunggak. Saya akan tetap waspada sebagaimana yang dihimbau oleh BPJS Kesehatan,’’ kata Sulastri.(*)

Update