Senin, 2 Februari 2026

Singapura Gunakan Obat Remdesivir untuk Pasien Covid-19 yang Parah

Berita Terkait

batampos.co.id – Singapura memiliki metode dalam menyembuhkan pasien Covid-19 kategori berat atau parah. Caranya dengan memberikan obat Remdesivir pada pasien. Remdesivir adalah obat antivirus yang digunakan untuk mengobati pasien Covid-19 yang sakit parah di Singapura.

Singapura menjadi salah satu negara pertama yang sepakat dalam penggunaan obat tersebut. Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) telah memberikan persetujuan bersyarat untuk obat Remdesivir Gilead Sciences. Para ahli spesialis penyakit menular diizinkan memberikan obat kepada beberapa pasien seperti dilaporkan oleh The Straits Times dan dilansir AsiaOne.

Remdesivir adalah satu-satunya pengobatan sejauh ini yang terbukti bermanfaat bagi pasien Covid-19 dalam uji klinis. Sebagai bagian dari persetujuan bersyarat, Gilead diharuskan untuk mengumpulkan data keamanan yang relevan dan untuk memantau penggunaan obat. Persetujuan tersebut diperoleh dalam waktu kurang dari tiga minggu. Gilead mengajukan pendaftaran Remdesivir di Singapura pada 22 Mei.

Pasien dapat dimasukkan obat itu dengan tingkat saturasi oksigen rendah kurang dari atau sama dengan 94 persen. Atau bagi pasien yang mungkin memerlukan oksigen tambahan atau dukungan pernapasan yang lebih intensif seperti oksigenasi membran ekstrakorporeal atau ventilasi mekanik invasif.

Persetujuan tersebut didasarkan pada data klinis dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dalam uji coba global fase tiga Amerika Serikat. Singapura berpartisipasi dalam kedua uji coba dan mendaftarkan sekitar 100 pasien.

HSA bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Singapura dan para pakar. Singapura mendaftarkan pasien pertamanya dalam uji coba ini pada 12 Maret lalu.(jpg)

Update