Rabu, 8 April 2026

Sudah Sembuh, ASN di Batam Kembali Positif Covid-19

Berita Terkait

batampos.co.id – Seorang pasien yang pernah dinyatakan positif Covid-19 pada 16 April lalu dan sembuh pada 22 April, kembali positif Covid-19, Rabu (10/6). Pasien tersebut Pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) berinisial I. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam yang juga bagian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, masih menelusuri apakah ASN 52 tahun itu terinfeksi baru atau kambuh.

“Kemungkinan tertular lagi bisa saja terjadi karena tugas sehari-harinya berinterkasi dengan banyak orang. Tapi kami masih dalami apakah tertular baru atau kambuh,” ujar dr Didi Kusmajardi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, kemarin.

Didi menjelaskan, pasien berjenis kelamin laki-laki ini sebelumnya diberi nomor kasus Covid-19 ke-23 Kota Batam. Meski terinfeksi lagi, tetap diberi nomor ke-23 karena statusnya pasien yang sama.

Meski terinfeksi lagi, namun kondisi ASN yang berdomisili di Baloi, Lubukbaja ini, stabil. Bahkan Didi yakin, virus ini akan lebih mudah dilumpuhkan daripada saat pertama terinfeksi.

Didi berharap, dengan adanya kasus reinfeksi untuk kali pertama di Batam ini, seluruh pasien sembuh dari Covid-19 untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap menjalankan protokol kesehatan secara konsisten.

“Saya berharap, jangan berfikiran sudah pernah terjangkit tidak akan terjangkit lagi. Tetaplah waspada dan ikuti protokol kesehatan,” katanya.

Diketahui, sebelum terinfeksi Covid-19 pertama kalinya, pasien nomor 23 Kota Batam ini memiliki riwayat perjalanan dinas ke Jakarta pada pertengahan Maret 2020. Sepulang dari Jakarta, I kembali melakukan aktivitas rutin pekerjaan seperti biasanya di Batam. Kemudian pada 3 April KKP Kelas I Batam melaksanakan screening COVID-19 menggunakan Rapid Test (RDT) kepada 96 pegawainya. Hasilnya, satu pegawai dinyatakan reaktif.

Ia kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya. Kemudian, esoknya, kembali di-rapid test dengan hasil masih reaktif. Lalu, terhadap yang bersangkutan dilakukan pengambilan swab oleh BTKL-PP Batam dan dikirimkan ke Jakarta. Namun, sehubungan dengan hasil pemeriksaan dari Jakarta belum diterima sampai dengan tanggal 13 April 2020. Maka, BTKL-PP Batam melakukan pengambilan swab ulangan dan diperiksa di BTKL-PP Batam.

Hasil yang dari Jakarta (sampel swab diambil sejak 3 April) keluar pada tanggal 15 April dan positif. Namun, hasil dari BTKL-PP Batam (sampel swab diambil 13 April) keluarnya negatif. Diambil lagi tes swab kedua pada tanggal 16 April, lalu keluar pada Senin 20 April dengan menyatakan negatif COVID-19 atau sembuh. (*/uma)

Update