Rabu, 8 April 2026

Tiga Pedagang Sayur di Toss 3000 Batam Tertular Covid-19 dari Pedagang Lainnya

Berita Terkait

batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 di Batam bertambah enam orang, Rabu (10/6). Tiga diantara pasien baru ini adalah para pedagang di Pasar Toss 3000 Batam atau berinteraksi dengan pedagang. Mereka tertular dari pasien Covid-19 nomor 146 dan 151, yang merupakan sesama pedagang di pasar yang terletak di kawasan Jodoh itu.

Pasien pertama adalah seorang perempuan berinisial UK, usia 47 tahun. Penjual sayur di Pasar Toss 3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 162 Kota Batam.

Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan nomor 151, yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000 tersebut, maka Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubukbaja pada tanggal 4 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut. Hasilnya, yang bersangkutan dinyatakan reaktif.

Berdasarkan kondisi demikian, maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan. Hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

“Ia dirujuk ke rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” kata Ketua Gugur Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi.

Pasien kedua, seorang perempuan berinisial AbrS, usia 48 tahun. Juga penjual sayur di Pasar Toss3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 163 Kota Batam.

Sehubungan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan 151, yang banyak melakukan aktifitas di Pasar Toss 3000, maka Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Lubukbaja pada tanggal 44 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut. Termasuk yang bersangkutan.

Hasil rapid tes yang bersangkutan dinyatakan reaktif. Berdasarkan kondisi demikian maka dilakukanlah pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan melakukan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil, dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.

“Saat ini sudah dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” ujarnya kemarin.

Adapun pasien ketiga, seorang perempuan berinisial K, usia 64 tahun. Penjual sayur Keliling, beralamat di kawasan rumah toko (Ruko) Gajah Mada, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 165 Kota Batam.

Meski ia pedagang sayur keliling, namun sumber dagangannya dibelinya sendiri setiap hari dari pasar Toss 3000 Jodoh. Sehubungan adanya kegiatan pemeriksaan RDT secara random oleh Tim Penanganan Covid-19 Puskesmas Mentarau, Kota Batam, pada tanggal 1 Juni 2020 di kawasan Pertokoan Serba 8000 Gajah Mada, diperoleh hasil reaktif pada yang bersangkutan.

Kemudian dilakukan edukasi kepadanya untuk dapat menjalankan karantina di Rusun Tanjunguncang. Selanjutnya dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan pertama yang hasilnya diketahui pada tanggal 6 Juni 2020 terkonfirmasi negatif. Setelah itu kepadanya kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan kedua, yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Namun sudah dalam proses persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam kemarin.(*/uma)

Update