batampos.co.id – Kasus positif corona virus deases 2019 (Covid-19) di Pasar Toss 3000 Batam terus bertambah. Tidak hanya pedagang pasar yang positif terinfeksi, tetapi juga sudah ada pedagang yang rutin belanja di pasar itu juga tertular.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, membenarkan adanya tambahan kasus positif dari pedagang Toss 3000 Jodoh. “Dari empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang kita rilis hari ini (Kamis, 11 Juni) dua laki-laki, dua perempuan. Salah satunya pedagang Toss 3000,” ujar Rudi, Kamis (11/6).
Hasil tersebut didapat dari penelusuran atau tracing close contact dengan pedagang Toss 3000 sebelumnya yang lebih dahulu terinfeksi Covid-19. Rudi menyebutkan, pedagang Toss 3000 yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu seorang laki-laki berinisial AS. Pria 42 tahun itu beralamat di Kompleks Ruko Jodoh Maritim Square, Kelurahan Seijodoh, Kecamatan Batuampar.
Ini merupakan pasien nomor urut 167. “Dia rekan sesama pedagang dengan terkonfirmasi positif nomor 151,” sebutnya.
Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Batam bertambah enam orang, Rabu (10/6). Tiga diantara pasien baru ini adalah para pedagang di Pasar Toss 3000 Batam atau berinteraksi dengan pedagang. Mereka tertular dari pasien Covid-19 nomor 146 dan 151, yang merupakan sesama pedagang di pasar yang terletak di kawasan Jodoh itu.
Pasien pertama adalah seorang perempuan berinisial UK, usia 47 tahun. Penjual sayur di Pasar Toss 3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 162 Kota Batam.
Pasien kedua, seorang perempuan berinisial AbrS, usia 48 tahun. Juga penjual sayur di Pasar Toss3000 Jodoh. Beralamat di kawasan perumahan Kampung Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 163 Kota Batam.
Adapun pasien ketiga, seorang perempuan berinisial K, usia 64 tahun. Penjual sayur keliling, beralamat di kawasan rumah toko (Ruko) Gajah Mada, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Ia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 165 Kota Batam. Meski ia pedagang sayur keliling, namun sumber dagangannya dibelinya sendiri setiap hari dari pasar Toss 3000 Jodoh.(*/uma)
