batampos.co.id – Kartu Kredit dalam keseharian sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat sebagai salah satu alat bayar seperti belanja, makan, liburan bahkan donasi.

Sejalan dengan kondisi New Normal yang mengarah kepada cashless payment, pemakaian kartu kredit akan semakin intens.

Guna melindungi nasabah pemegang Kartu kredit, maka mulai tanggal 1 Juli 2020 semua kartu kredit yang diterbitkan di Indonesia wajib menggunakan PIN sebagai sarana otentikasi transaksi yang sah.

Semua transaksi kartu kredit yang tidak menggunakan PIN akan otomatis ditolak oleh mesin EDC.

Bagi nasabah Bank Mandiri, untuk melakukan aktivasi PIN kartu kredit pada kondisi New Normal saat ini, bisa dilakukan dimana saja cukup menguhubungi Mandiri Call atau melalui Mandiri ATM.

Vice President Bank Mandiri Kepri Batam Wisnu Jatmiko mengatakan nasabah bisa aktivasi PIN melalui Mandiri Call 14000, namun sebelumnya harus meminta kode One Time Password (OTP) dengan mengirim SMS ke 3355 dengan format OTPCC(spasi)16 digit nomer kartu kredit.

Setelah itu nasabah akan mendapatkan jawaban SMS dari 3355 yang berisi kode OTP. Selanjutnya nasabah melanjutkan aktivasi PIN melalui Mandiri Call.

Saat menghubungi Mandiri Call, nasabah cukup memasukkan 16 nomer kartu kredit dan tanggal lahir.

Kemudian tekan 2 untuk pembuatan PIN kartu kredit. Masukkan kode OTP terlebih dahulu dan selanjutnya membuat 6 digit PIN sesuai keinginan nasabah serta melakukan konfirmasi PIN tersebut.

Aktivasi PIN melalui Mandiri ATM dengan cara nasabah memasukkan kartu kredit ke mesin ATM.

Pada saat layar muncul “masukkan PIN”, ketik kode OTP yang sebelumnya telah diterima melalui SMS. Selanjutnya pilih menu “Buat PIN”.

Masukkan kembali kode OTP tadi, lalu masukkan 6 digit PIN yang diinginkan dan konfirmasi PIN tersebut.

“Penggunaan PIN akan membuat transaksi lebih aman dan nyaman. Nasabah wajib menjaga kerahasiaan PIN dari pihak manapun. Bagi beberapa negara pun telah mewajibkan penggunaan PIN saat transaksi dengan kartu kredit. PIN ini juga untuk menghindari resiko pembobolan atau kejahatan lain seperti skimming,” tutup Wisnu.(rng)