batampos.co.id – Ratusan warga Kabupaten Kepulauan Anambas yang berada di luar daerah akhirnya kembali pulang kampung setelah penerapan new normal. Warga Anambas tertahan di luar daerah semenjak ditutupnya transportasi dalam pembatasan wilayah untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas membuka kembali pintu masuk Anambas dengan mengaktifkan sementara jadwal pelayaran dari Tanjungpinang ke wilayah Anambas empat kali dalam dua pekan mendatang.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin, mengatakan pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas sudah berkolaborasi antara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Anambas dengan Provinsi Kepulauan Riau.
Tidak lanjut dari kolaborasi itu, dalam rangka melindungi Kabupaten Kepulauan Anambas dari faktor risiko ancaman Covid-19, yang dibawa oleh pelaku perjalanan dari Tanjungpinang ke Anambas, maka dilakukan rapid tes.
“Rapid tes sudah dilakukan terhadap 114 orang pelaku perjalanan pertama pada hari ini akan berangkat. Alhamdulilah semuanya non reaktif,” sebutnya saat dikonfirmasi wartawan Batampos Online, Rabu pagi (17/6/2020).
Kemudian rapid tes itu disediakan oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas. “Rapid tes itu tidak dipungut biaya,” tuturnya.
Selain rapid tes, fasilitas yang sediakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang, yang mana setiap orang yang akan masuk ke KKP harus dilakukan pengukuran suhu tubuh, menggunakan masker, dan jaga jarak. “Untuk anak-anak kami pisahkan agak jauh dari orang dewasa,” kata Agus.
Dia menjelaskan setelah keluar dari hasil rapid tes itu pihaknya kembali memvalidasi ulang sesuai edaran Kementerian Kesehatan tentang protokol kesehatan.
“Bagi pelaku perjalanan itu, semua sudah diselesaikan, sehingga hari ini (Rabu) mereka tinggal membawa surat bukti validasi, bukti rapid tes, kemudian masuk ke pelabuhan mengisi e-HAC (kartu kepawspadaan) melalui android dan ada manual juga. Kemudian dilakukan pengukuran suhu, boarding dan selesai,” jelasnya.(fai)
