Sabtu, 25 April 2026

Pemko Batam Bangun Tiga Sistem Penyediaan Air Minum di Tiga Pulau Tahun Ini

Berita Terkait

batampos.co.id –  Pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di tiga pulau di Kota Batam terus digesa oleh Pemko Batam.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), Suhar, mengatakan, pembangunan SPAM tahun ini akan dilakukan dengan dana alokasi khusus (DAK) di Pulau Bertam Kecamatan Belakangpadang dan Pulau Temoyong Kecamatan Bulang.

Sementara satu unit SPAM lagi akan dibangun Tanjungbanun Kecamatan Galang dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni.

“Tahun ini sebenarnya kita merencanakan pembangunan tiga SPAM dengan dana DAK. Tapi satu terpaksa ditunda karena kebijakan pusat terkait pandemi covid-19 (corona virus disease). Sedangkan dua lokasi tetap jalan karena kita sudah lelang dan berkontrak saat kebijakan tersebut turun,” paparnya, Kamis (17/6/2020).

Ia menjelaskan, kapasitas tiap SPAM berbeda-beda. Tergantung pada jumlah sambungan rumah tangga (SR) yang akan dialirkan dari fasilitas tersebut.

Seperti di Tanjungbanun yang jumlah SR-nya kurang dari 80 titik, disediakan tangki berkapasitas 100 kubik.

Warga Belakang Padang sedang mengantre air bersih. Foto diambil beberapa waktu lalu. Tahun ini Pemko Batam akan membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) di tiga pulau, salah satunya di Kecamatan Belakang Padang. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Sementara untuk Pulau Temoyong yang jumlah SR mencapai dua kali lipat Tanjungbanun, kapasitas tangkinya dibuat sebesar 200 kubik.

“SPAM yang di Pulau Bertam itu kita bangun untuk melayani masyarakat tiga pulau. Yaitu Pulau Bertam, Air Gara, dan Air Lingka. Jadi waduk kita bangun di Pulau Bertam, lalu dialirkan ke dua pulau lainnya,” papar Suhar.

Selain membangun baru, pihaknya juga melakukan optimalisasi terhadap sarana yang sudah ada sebelumnya.

Kegiatan yang akan dilakukan tahun ini antara lain optimalisasi water treatment plant (WTP) di Pulau Terung dan Pulau Buluh, serta sea water reverse osmosis (SWRO) di Pulau Belakangpadang.

Bentuk optimalisasi yang akan dilaksanakan di WTP Pulang Buluh antara lain mengganti jenis tangki.

Pergantian dilakukan karena tangki lama sudah berumur cukup tua sehingga perlu peremajaan dengan model dan bahan baru.

Untuk di Pulau Terung kata dia, selain mengganti tangki juga dibangun instalasi pengolahan air (IPA).

“Dan sekarang dari Pulau Terung ke pulau seberang itu sudah ada jembatan, jadi sesuai permintaan warga, pipa air ke seberang juga kita buat di atas, tidak bawah laut lagi,” paparnya.(*/esa)

Update