batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyediakan jasa pengurasan sumur tinja atau septic tank.
Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, jasa baru ini bertujuan menjaga saluran air agar tetap bersih dari pencemaran limbah domestik.
“Kita memiliki tujuh truk tinja dan kita juga bekerjasama dengan swasta, jadi total truk tinja ada 30 unit dan kita siap menerima panggilan masyarakat setiap saat,” katanya, Sabtu (20/6/2020).
Ia menjelaskan, ada 8 armada truk tinja dengan kapasitas 4 meter kubik dan truk tinja dengan kapasitas ada 6 dan 7 meter kubik, masing-masing ada satu unit.
Dengan adanya jasa pengurasan septic tank kata dia, tidak ada lagi sumber air yang lolos masuk ke selokan dan perairan.

“Semua akan diolah untuk kepentingan masyarakat Batam,” kata dia.
Ia menjelaskan biaya pengurasan septic tank Rp 125 ribu/meter kubik.
Kata dia, limbah domestik seperti tinja dan lainnya akan dikumpulkan kemudian diolah menjadi sesuatu yang berguna seperti pupuk dan air baku.
Prosesnya di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bengkong Sadai.
Tinja dan limbah lainnya akan diolah di Food Chain Reactor (FCR) IPAL Bengkong Sadai yang juga sudah hampir rampung pembangunannya.
”FCR ini mengolah air limbah domestik menggunakan bakteri yang tersimpan dalam media sintetis mirip akar pohon dengan kedalaman 5,5 meter,” ucapnya.
Limbah-limbah tersebut nantinya akan diolah di bangunan komposting.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa pengurasan septic tank BP Batam dapat menghubungi nomor telepon 0811 7700 036.(esa/adv)
