Senin, 13 April 2026

Warga Bisa Saksikan Gerhana Matahari Secara Online Sore Ini

Berita Terkait

batampos.co.id – Fenomena langka gerhana matahari terjadi hari ini (21/6). Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, itu merupakan gerhana matahari terakhir pada 2020 yang bisa diamati dari tanah air.

Thomas menuturkan, gerhana matahari yang terjadi hari ini adalah gerhana matahari cincin. Berdasar data astronomi, gerhana cincin tersebut bisa dilihat dari 31 provinsi. Untuk wilayah Jawa Timur, fase gerhana dimulai pukul 14.57 WIB. Kemudian, puncak gerhana terjadi pada pukul 15.21 WIB dan berakhir pukul 15.48 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyiarkan proses gerhana matahari parsial yang bisa disaksikan di beberapa wilayah Indonesia melalui laman www.bmkg.go.id/GMC.

BMKG akan melakukan pengamatan gerhana matahari sebagian bersama UIN Walisongo Semarang di Masjid Agung Jawa Tengah. Fase awal gerhana akan terjadi pukul 15.09.12 WIB, fase tengah pada 15.17.41 WIB, dan akhir gerhana pada 15.26.21 WIB. Durasi gerhana tersebut berlangsung selama 17 menit 9 detik.

Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto mengatakan, Indonesia hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian, saat sejumlah negara lain bisa menyaksikan gerhana matahari cincin (GMC). ”Akan terjadi gerhana matahari cincin tanggal 21 Juni, tapi tak terlihat dari wilayah Indonesia. Indonesia hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian dari wilayah utara Indonesia,” kata Rhorom seperti dilansir dari Antara pada Minggu (21/6).

Gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada 21 Juni bisa disaksikan di negara Arab Saudi, Pakistan, India, Tiongkok, dan Taiwan. Rhorom mengatakan, gerhana matahari sebagian di Indonesia bisa diamati sekitar pukul 15.00 WIB. Di Sumatera, gerhana berlangsung pukul 14.30-15.30 WIB, sedangkan di Sulawesi, gerhana berlangsung sekitar 30 menit setelahnya.

Daerah yang bisa mengamati gerhana matahari itu yakni Medan, Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Tanjung Pandan, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Palu, Gorontalo, Manado, Makassar, Polewali, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, dan Jayapura.

Thomas mengatakan, fenomena itu adalah gerhana matahari terakhir pada 2020 yang bisa diamati dari Indonesia. Meskipun tidak sampai 100 persen, masyarakat Indonesia tetap harus waspada dalam mengamati gerhana matahari hari ini. Berapa pun persentase gerhana matahari yang bisa diamati berpotensi menimbulkan bahaya apabila pengamatannya tidak menggunakan peredup cahaya dan dalam waktu lama. ’’Karena cahaya matahari sangat kuat,’’ jelasnya.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengimbau umat Islam di daerah yang dilintasi gerhana matahari dan aman dari Covid-19 menggelar salat gerhana matahari atau salat Kusuf. ’’Tetapi, tetap memperhatikan protokol kesehatan,’’ tuturnya.

Setelah salat, imam menyampaikan khotbah kepada para jamaah layaknya salat Idul Fitri. (jpg)

Update