Senin, 4 Mei 2026

12 Orang Tertular Covid-19, Ditemukan 20 Kontak Primer di RS Swasta Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Selama dua hari hari lalu, 20-21 Juni terjadi penambahan 12 kasus Covid-19 di Batam. Dari 12 orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu antara lain seorang karyawan BUMN Migas, 2 Pelaut/Crew kapal yang lego Jangkar perairan kawasan Pelabuhan Batuampar, seorang TKA, satu turis asing yang tinggal di resort di Nongsa, dan tenaga medis RS swasta.

Berdasarkan kejadian itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) melanjutkan proses penyisiran pasca penambahan 12 kasus positif Covid-19 yang merupakan hasil tes mandiri di klinik dan rumah sakit (RS) swasta yang ada di Batam dua hari belakangan ini.

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, penyisiran kontak primer sudah dilakukan. Hasilnya, didapatkan 20 orang kontak primer di salah satu RS swasta, dimana dua hari lalu ada satu tenaga medisnya dinyatakan positif Covid-19. Kemudian, dari tracing yang dilakukan pihak puskesmas sebanyak 80 orang.

“Semua sudah diambil swab-nya. Tinggal menunggu hasilnya. Penyisiran ini menyebar, sebab pasien juga tersebar,” ujar Didi, Senin (22/6).

Didi menyebutkan, semua pasien merupakan transmisi lokal. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasien tidak melakukan perjalanan keluar daerah atau luar negeri. Semua termasuk orang tanpa gejala (OTG).

Ia mengakui, memang ada penambahan transmisi lokal, namun belum masuk kategori masif. Pihaknya bersama dengan tim kesehatan berupaya menemukan kontak dekat (primer) secepat mungkin, agar bisa menekan penyebaran lokal
“Jadi, kami sudah kumpulkan informasi dari pasien dan langsung menyisir. Hasilnya bisa didapatkan dalam waktu dekat ini. Mudah-mudahan negatif semua,” sebut mantan Direktur RSUP Bintan ini.

Melihat tren pasien saat ini, ada kemungkinan penurunan kasus Covid-19 ke depannya. Karena pasien mayoritas masuk kategori OTG. Untuk itu, masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. “Tetap jaga jarak dan stay at home, agar bisa mengurangi penyebaran virus ini,” imbuhnya.(*/jpg)

Update