batampos.co.id – Seorang Anggota TNI menjadi korban penembakan di Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (21/6) dini hari. Peristiwa itu terjadi tepatnya di depan Hotel Mercure Batavia, Jalan Kali Besar, Tambora.

Korban yang merupakan Babinsa Pekojaan Tambora 0503/JB, Serda Saputra tewas di tempat usai ditembaki oleh orang tidak dikenal (OTK). Dari laporan gabungan yang beredar, kejadian itu berawal saat pelaku menanyakan seseorang yang sedang dikarantina di hotel tersebut atas nama Liksan Simbolon.

Namun daftar tamu yang ditanyakan oleh terduga pelaku tidak diketemukan atas nama orang tersebut. Kemudian orang tersebut marah-marah dan tetap memaksa untuk masuk kedalam hotel sembari melakukan tembakan kearah udara sebanyak 3 kali.

Selanjutnya anggota BKO TNI memerintahkan untuk mundur dan menyelamatkan diri karena orang tersebut membawa senjata api dan datang bersama teman-temannya.

Pada saat itu pula ada piket Babinsa atas nama Serda Saputra terkena luka di dada dan punggung bawah tengah yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Dandim 0503/JB, Kolonel Kav Valian Wicaksono membenarkan kejadian itu. Saat ini kasusnya tersebut tengah di lidik. “Masih proses lidik,” kata Valian saat dikonfirmasi seperti dikutip dari PojokSatu.id, Selasa (23/6).

Valian belum bisa membeberkan, motif pelaku melakukan penembakan tersebut. Pasalnya terduga pelaku orang tidak dikenal tersebut masih dalam pengejaran. “Pelaku melarikan diri bersama teman-temannya dengan menggunakan sepeda motor ke arah Jembatan Gantung Tamansari,” ungkapnya.(jpg)