
Berdasarkan Detail Engineering Design (DED) limbah domestik yang diolah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai awalnya akan langsung dibuang ke laut meski sudah memenuhi baku lingkungan.
Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, Kota Batam sangat memerlukan sumber air baku, karena itu limbah domestik yang telah diolah di IPAL dan memenuhi standar mutu lingkungan akan dikembalikan ke waduk Duriangkang.
“Nantinya akan dipasang sejauh 9 kilometer dari pusat IPAL di Bengkong Sadai ke waduk Duriangkang,” katanya, Selasa (22/6/2020).
Ia menjelaskan, tidak hanya mendapatkan sumber air baku baru, dengan adanya IPAL akan menghasilkan pupuk kompos yang dapat menghijaukan Kota Batam.
“Jumlahnya bisa 18 m3/hari,” jelasnya.(esa/adv)
