Senin, 13 April 2026

Tak Peduli Pandemi Covid-19, Jaringan Teroris Aktif Rekrut Anggota Baru

Berita Terkait

batampos.co.id – Indonesia saat ini sedang dihadapi pandemi virus Korona atau Covid-19 di tanah air. Namun adanya pandemi ini tidak berlaku bagi pelaku teror.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengatakan, di masa pendemi Covid-19 ini jaringan atau kelompok teror masih terus aktif merekrut anggota baru‎.

“Kelompok radikal masih tetap aktif melaksanakan aksinya melalui proganda perekrutan, baik secara online maupun offline. Itu terus dilakukan semasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Boy dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (23/6).

Oleh sebab itu BNPT akan terus melakukan sosialiasi di media online. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak terpengaruh ataupun menjadi anggota dari kelompok radikal tersebut.

“Kita melihat penyalahgunaan dunia maya cukup tinggi dengan penyebarluasan paham terorisme intoleran dan radikalisme. Ini sangat menghiasi ruang publik dunia maya,” katanya.

Menurut Boy, radikalisme sangat bertolak belakang dengan Pancasila. Sehingga untuk menangkal radikalisme salah satunya lewat sosialisasi yang dilakukan secara masif lewat dunia maya.

“Karena kita bangsa Pancasilais, norma hukum maupun nilai-nilai yang kita anut tidak patut nilainya menjadi ujaran kebencian,” tuturnya.

Selain itu, Boy juga menuturkan, selama Januari-Juni 2020 setidaknya ada 84 orang yang ditetapkan tersangka terkait jaringan atau kelompok radikal tersebut. Aksi mereka dalam menebar terorisme juga telah digagalkan oleh aparat keamanan.

“Ada 84 tersangka terkait dengan masalah jaringan kelompok teror yang selama 6 bulan ini. Mereka umumnya merencanakan berbagai aksi termasuk serangan teror yang berhasil digagalkan,” pungkasnya.(jpg)

Update