Senin, 4 Mei 2026

Tempat Wisata Dibuka Lagi, Polisi Dilibatkan Kawal Penerapan Protokol Kesehatan

Berita Terkait

batampos.co.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mengizinkan kembali kawasan pariwisata alam yang berada di zona hijau dan kuning dibuka untuk umum di tengah pandemi Covid-19. Kebijakan itu bagian dari dimulainya aktivitas berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat risiko virus korona paling ringan.

Pariwisata alam yang diperbolehkan untuk dibuka secara bertahap antara lain, kawasan wisata bahari, kawasan konservasi air, kawasan wisata petualangan, kawasan taman nasional, kawasan taman wisata alam. Kemudian kawasan hutan raya, suaka margasatwa, geopark, pariwisata alam non kawasan konservasi, kebun raya, kebun binatang, taman safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola masyarakat.

Terkait itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, TNI-Polri menyatakan siap melakukan pengamanan dan pendisiplinan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan di tempat wisata.

“Personel TNI-Polri akan ikut membantu pemerintah dalam hal ini gugus tugas dalam mengatur dan mengedukasi masyarakat agar menghabiskan waktu liburannya di tempat wisata tetap menerapkan standar protokol kesehatan,” kata Argo kepada wartawan, Jakarta, Selasa (23/6).

Dia menuturkan, kehadiran TNI-Polri bukan semata-mata untuk penegakan hukum. Aparat akan melakukan pendekatan humanis dan persuasif dalam mendisiplinkan warga agar menerapkan protokol kesehatan.

“Kami tetap dalam kerangka bagaimana mengedukasi masyarakat agar bisa disiplin dalam hal standar protokol kesehatan,” ucapnya.

Wisatawan snorkeling di Pulau Labun, Batam, jelang penerapan new normal.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu mengatakan, pengamanan tempat wisata tak lepas atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden meminta kepada TNI-Polri untuk membantu pemerintah dalam mendisiplinkan warha di 1.800 titik.

Adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat di lokasi umum, diharapkan bisa menjadi proses dalam penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal. “Dengan begitu, pola adaptasi kebiasan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 akan bisa terwujud,” ujar Argo.

Menurut dia, saat ini beberapa Polda sudah bergerak untuk membantu memulihkan sektor pariwisata seiring kebijakan pemerintah menjelang new normal. Mengingat sektor pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan untuk penciptaan lapangan kerja, devisa, investasi, dan sektor lainnya.

“Tugas kami bagaimana meyakinkan wisatawan baik domestik maupun internasional agar kembali melancong di Indonesia tanpa khawatir akan penularan Covid-19,” tukas Argo.(jpg)

Update