Rabu, 8 April 2026

Imigrasi Batam Kembali Layani pembuatan Paspor

Berita Terkait

batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam kembali membuka layanan pembuatan paspor setelah terhenti saat pandemi Covid-19 mulai meningkat. Layanan pembuatan paspor itu telah dibuka sejak pekan lalu, saat new normal mulai diterapkan.

”Iya, memasuki periode new normal ini, kami telah membuka kembali pelayanan permohonan paspor sejak pekan lalu, dengan segala keterbatasan, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Ismoyo, kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Rabu (24/6).

Namun tidak seperti saat sebelum pandemi Covid-19 menyerang, Imigrasi menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penumpukan pemohon paspor. Imigrasi Batam juga membatasi kuota permohonan setiap harinya. Maksimal 80 permohonan setiap harinya.

”Itu saja belum normal, tapi kuota 80 per hari ternyata penuh terus. Kami bingung juga, kok di situasi Covid-19 masih banyak juga yang buat paspor,” ujarnya.

Ismoyo yang baru menjabat kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam dua bulan mengungkapkan, selama pandemi Covid-19, meski layanan permohonan pembuatan paspor sempat terhenti sebelum new normal diterapkan, namun jajarannya tetap masuk dan menjalankan layanan lainnya kepada masyarakat.

Terutama pelayanan di tempat pemeriksaan Imigrasi di delapan pintu masuk internasional di seluruh Kota Batam. Apalagi saat itu, ramai pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia maupun di Singapura.

”Teman-teman yang di tempat pemeriksaan Imigrasi tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. Namun diatur jam kerjanya. Juga mengacu pada protokol kesehatan di setiap pintu masuk,” ujarnya.

Tak hanya itu, selama pandemi Covid-19, kesibukan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam juga luar biasa. Jika instansi lain banyak yang bekerja dari rumah (work from home/WFH), Imigrasi tetap masuk melayani masyarakat, khususnya tenaga kerja asing (TKA) maupun orang asing yang masa izin tinggalnya habis, namun tak bisa kembali ke negaranya karena Covid-19.(*/jpg)

Update