batampos.co.id – Seorang pria berusia 48 tahun di Singapura meninggal dunia beberapa pekan setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Pria asal India itu positif Covid-19 pada 15 Mei. Lalu pulih setelah dirawat. Namun, pada Selasa malam (23/6) dia dinyatakan meninggal dunia.

Ternyata pria tersebut meninggal bukan karena kambuh dari Covid-19, tetapi memang punya penyakit penyerta lainnya. Singapura telah mencatat kasus ke-11 pasien yang dites positif terkena virus Korona tetapi meninggal karena sebab lain.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan pria India yang sebelumnya telah pulih dari Coronavirus itu meninggal karena penyakit jantung iskemik. Dia pingsan pada Selasa pagi (23/6) di lokasi perumahan sementara untuk pekerja migran. Dan dibawa ke UGD Rumah Sakit Umum Singapura.

Kementerian Kesehatan mengatakan angka kematian yang dicatat adalah hanya kasus-kasus dengan penyebab utamanya adalah Covid-19. Sedangkan pria itu meninggal karena penyakit lain.

Tiga kasus baru Covid-19 dari komunitas yang dilaporkan pada Selasa (23/6) terdiri dari penduduk tetap dan pemegang izin kerja. Semua tanpa gejala. Ketiga kasus komunitas saat ini tidak terkait dengan kasus yang diketahui.

Angka pada Selasa adalah yang terendah dilaporkan setiap hari sejak 7 April. Itu juga lebih rendah dari rata-rata 213 kasus baru per hari dalam tujuh hari terakhir.

Jumlah rata-rata kasus komunitas harian telah turun dari 7 kasus pada dua minggu lalu menjadi 4 kasus dalam seminggu terakhir. Kementerian Tenaga Kerja Singapura mengatakan 31 asrama telah dibersihkan dari Covid-19. Ada 323 ribu pekerja migran di asrama di Singapura. Singapura memiliki 26 kematian akibat komplikasi Covid-19, sementara 11 kematian lain dinyatakan positif meninggal karena sebab lain.(jpg)