batampos.co.id – Seorang perempuan yang reaktif saat rapid test Covid-19 di Batam berusaha kabur dan hendak pulang ke kampung halamannya. Ketika berhasil ditemukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, ia sudah berada di ruang tunggu Bandara Hang Nadim.
Perempuan berinisial brBB, 33, ini merupakan warga Pematang Siantar, Sumatera Utara. Belakangan ia dinyatakan positif Covid-19 dan merupakan pasien nomor 218. “Ibu Rumah Tangga (IRT) ini merupakan warga Pematang Siantar, Sumatera Utara, yang saat ini beralamat sementara pada salah satu hotel di Pelita, Lubukbaja,” ujar Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, Kamis (25/6).
Rudi memaparkan bahwa brBB tiba di Batam pada 17 Juni lalu bersama suaminya. Kemudian menginap di salah satu hotel di Batuaji sampai 19 Juni. Kemudian pada 20 Juni, memeriksakan diri untuk RDT mandiri guna memenuhi persyaratan penerbangan kembali ke Medan di Klinik Husada Medika dengan hasil reaktif.
Selanjutnya, pihak klinik merujuk yang bersangkutan ke Puskesmas Batuaji guna dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk konfirmasi dan telah dijadwalkan pada 22 Juni dengan diawali edukasi untuk isolasi mandiri. Namun, brBB pindah penginapan ke hotel di Pelita, sehingga saat jadwal swab yang telah ditentukan tersebut, dia tidak datang.
Untuk itu, Tim Gusus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam melacak keberadaannya dan diketahui sudah berada di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam. Setelah itu, brBB diedukasi dan dievakuasi ke RSKI Galang. Kemudian, keesokan harinya, 13 Juni dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui kemarin terkonfirmasi positif.
“Menurut yang bersangkutan, suaminya tersebut saat ini sudah berada di Kota Tanjungpinang untuk bekerja,” kata Wali Kota Batam ini.(*/jpg)
