Selasa, 7 April 2026

Covid-19 di Batam, Sudah Lima Pasien Positif dari Cluster TKA Tiongkok

Berita Terkait

batampos.co.id – Dua tenaga kerja asing (TKA) di Batam terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa hari lalu. Dari dua kasus ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam langsung melakukan penyisiran kontak primer pasien positif yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang bekerja di perusahaan plastik di salah satu kawasan industri di Kabil.

“Ada belasan orang yang kontak langsung dengan pasien. Tim kesehatan sudah ambil sampel dan uji swab,” kata Kepala Disdik Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (25/6).

Didi menyebutkan bahwa dua pasien positif WN Tiongkok itu adalah kasus 204 dan 213. Ia menyebutkan, pasien 213 merupakan rekan kerja pasien positif sebelumnya, yakni pasien nomor 204. Keduanya termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Dari hasil penelusuran pasien nomor 204 ditemukan tambahan kasus Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi menguraikan, pasien baru pertama, laki-laki berinisial LX berusia 52 tahun. Pasien nomor 214 merupakan TKA salah satu perusahaan plastik di Kabil yang beralamat di mes perusahaan juga terletak di Kabil, Nongsa.

Rudi mengatakan, LX merupakan mechanical engineer. Dia merupakan teman senegara dan satu mes dengan nomor 204. “Yang bersangkutan pada 4 Juni 2020 ada perjalanan ke Jakarta dan kembali ke Batam pada keesokan harinya, 5 Juni 2020,” ujarnya.

Sehubungan hasil tindak lanjut contact tracing yang dilakukan tim surveilans terhadap nomor 204, maka LX pada 20 Juni bersama seluruh karyawan di-rapid test dengan hasil IgM reaktif.

Kemudian dilanjutkan pemeriksaan swab tenggorokan pada 22 Juni dan hasilnya diketahui kemarin, positif. “Sejauh ini kondisinya stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Sejak 22 Juni 2020 lalu sudah menjalani perawatan isolasi di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam,” sebutnya.

Kasus kedua, nomor 215, laki-laki berinisial K, 23. Ia juga karyawan perusahaan plastik di Kabil yang beralamat di Kaveling Senjulung, Kelurahan Kabil, Nongsa. “K juga rekan kerja kasus nomor 204 namun beda divisi serta menyatakan tidak pernah contact dengan terkonfirmasi kasus nomor 204 tersebut,” ujar Rudi.

Pada 20 Juni, bersama seluruh karyawan perusahaan tempatnya bekerja dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil IgG reaktif. Kemudian pada 22 Juni dilanjutkan dengan tes swab yang hasilnya diketahui kemarin dengan hasil positif.

Kasus ketiga, nomor 216, laki-laki berinisial AB, 22. Dia juga karyawan perusahaan plastik di Kabil, beralamat di Bengkong Sadai, Kelurahan Sadai, Bengkong. AB merupakan tenaga kerja lokal. Dia merupakan satu tempat kerja dengan nomor 204, namun beda divisi serta menyatakan tidak pernah contact dengan nomor 204 tersebut. Kemarin, dia dinyatakan positif setelah pada 22 Juni dites swab.

Dengan tambahan tiga kasus dari TKA Tiongkok itu, maka totalnya sudah lima kasus (204, 213, 214, 215, dan 216), sehingga otomatis menjadi cluster baru.(*/jpg)

Update