batampos.co.id – Bakal Calon Wali Kota Batam jalur independen, Rian Ernest, menyatatakan rencana penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Batam apabila dirinya terpilih menjadi Wali Kota Batam, bukan hanya janji kosong.

Bahkan dirinya sudah mempunyai solusi terbaik untuk menutupi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PBB.

“Jadi dari riset dan kalkulasi oleh tim saya untuk membuat policy plant (rencana kebijakan,red), kalau total PBB-P2 itu kita hilangkan seluruhnya PAD akan hilang 18 persen,” katanya, Jumat (26/6/2020).

Namun kata dia, itu jika semua PBB dihapuskan. PBB kata dia, bisa dihapuskan atas dasar azas keadilan.

Penghapusan PBB kata dia bisa dilakukan dengan melihat luas tanah atau dari sisi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Independen Siap Menghadapi Tantangan Pilkada New Normal. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Nilai-nilai berapa yang akan bebas dan mana yang masih dikenakan PBB. Saya tidak akan hilangkan semuanya total. Kita harus pakai azas keadilan dan kita bisa kejar pemasukan PAD dari lainnya,” ujarnya.

Misalkan lanjutnya dari sisi Bea Perolehan Hak Atas Bangunan (BPHTB).

“Target itu (PAD,red) bisa kita kencangkan lagi. Jadi itulah, masih masuk akal (jika PBB dihapuskan,red) dan masih bisa kita cari PAD dari lainnya,” paparnya.

Tidak hanya itu, Rian, juga akan membuat kebijakan pro rakyat terkait Uang Wajib Tahunan (UWT). UWT lanjutnya, sangat sulit untuk dihapuskan.

Namun ia memiliki trik agar UWT tidak begitu membebani masyarkaat Kota Batam.

“Saya ingin UWT itu dicicil saja pembayarannya,” jelasnya.

Karena lanjutnya sebelum pandemi Covid-19, timnya mencatat angka pengangguran di Kota Batam lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

“Ini (penghapusan PBB dan UWT dicicil,red) adalah solusi awal untuk warga Batam,” paparnya.(esa)