Jumat, 10 April 2026

Pemda Anambas Dukung Peningkatan UMKM Berbasis Online

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) telah memberikan kesempatan dan peluang bagi pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dengan dukungan dari market place online.

Bahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas telah menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) dengan sejumlah market place seperti Shopee, Aruna maupun Tokopedia beberapa waktu yang lalu. Tujuan kerja sama itu untuk mempromosikan produk-produk unggulan UMKM masyarakat KKA.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengungkapkan saat ini pihaknya berusaha menggerakan UMKM berbasis online itu agar pelaku usaha di Anambas dapat berkembang dan semakin maju.

“Mudah-mudahan pelaku UMKM di Anambas dapat diberikan kemudahan, artinya dengan promosi produk-produk unggulan itu melalui shopee atau sebagainya, orang yang tinggal di luar daerah hanya tinggal klik dan barang pesan diterima,” sebutnya saat dikonfirmasi wartawan Batampos Online di ruang kerjanya, Senin (29/6/2020).

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kantor Bupati Kepulauan Anambas. Senin ( 29/6/2020).(Foto : Faidillah/batampos.co.id)

Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah KKA, Usman mengatakan ada sebanyak 3.772 pelaku UMKM di Anambas.

Saat ini pihaknya sedang memberikan sosialisasi kepada pelaku UMKM di Anambas, yang mana pelaku UMKM masih minim dengan memperhatikan produknya agar dapat diterima dan diminati oleh pembeli.

“Saya berharap, produk yang sudah masuk itu sudah siap dijual. Jangan sampai nanti masuk saja, ketika orang mau beli tidak ada, itu yang perlu diperhatikan juga,” kata Usman.

Dia menambahkan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-KUMKM) di Kabupaten Kepulauan Anambas, siap membantu sebagai konsultan untuk meregister akun pelaku usaha online yang kesulitan mendaftar di situs Shopee dan lainnya.

Selain itu, ada beberapa kendala dalam UMKM itu sendiri seperti di bidang transpotasi. Pasalnya untuk ongkos pengirimam masih terbilang mahal. Saat ini pihaknya akan segera berkordinasi ke pihak market place tersebut. (fai)

Update