Kamis, 23 April 2026

Juara 1 Lomba Bercerita di Anambas Dikirim ke Tingkat Provinsi

Berita Terkait

batampos.co.id – Perpustakaan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) melaksanakan lomba bercerita tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah tahun 2020. Lomba ini salah satu sarana meningkatkan prestasi dan memberikan motivasi minat membaca buku.

Kegiatan itu diikuti oleh 17 orang peserta dari sejumlah kecamatan di Kepulauan Anambas. Kasubbag Perpustakaan dan Kearsipan KKA yang juga Ketua Pelaksana Lomba, Reny Perdayanti mengungkapkan setiap peserta membawakan cerita rakyat yang berasal dari Kepulauan Riau dengan durasi maksimal 20 menit per peserta.

“Dari segi jumlah peserta dan kualitas peserta secara umum jika dibandingkan dengan pelaksanaan pada tahun lalu, bahwa pada tahun 2020 ini para peserta lomba menunjukkan peningkatan,” tuturnya.

Hal ini, lanjut Reny, menunjukkan bahwa usaha Perpustakaan Daerah dalam meningkatkan literasi di Kepulauan Anambas mulai memberikan hasil yang positif.

Dewan Juri yang terdiri atas tiga orang yakni Reci Kardiman, Indah Nica Sibarani, dan Sarman Galang, memutuskan pemenang lomba yakni, juara 1 dari SDN 001 Tarempa, juara 2 dari Madrasah Ibtidaiyah, dan juara 3 dari SDN 003 Putik. Lalu juara harapan 1 dari SDN 001 Nyamuk, juara harapan 2 dari SDN 005 Letung, dan juara harapan 3 dari SDN 001 Ladan.

Setiap pemenang mendapatkan hadiah tropi, uang tunai, dan sertifikat. Kemudian bagi peserta yang belum berkesempatan menang, juga diberikan uang pembinaan guna memotivasi peserta untuk terus meningkatkan kemampuan bercerita dan kegemarannya dalam membaca buku.

“Pemenang juara 1 itu akan mengikuti lomba bercerita tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan jika menang akan mengikuti lomba tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepalauan Anambas, Sahtiar menegaskan dalam pelaksanaan lomba itu tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Seperti menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan serta pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki ruangan perlombaan,” sebutnya, Selasa (30/6/2020).

Sahtiar menyampaikan bahwa lomba tersebut dilaksanakan sebagai usaha untuk mengembangkan kegemaran membaca di tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah.

“Untuk melestarikan budaya daerah serta membangun rasa menghargai, menghormati perbedaan suku serta budaya, seni, dan tutur bahasa dalam kerangka memperkokoh persatuan bangsa,” paparnya.(fai)

Update