batampos.co.id – Tahun ajaran baru 2020/2021 sebentar lagi akan dimulai. Meski begitu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, masih mempertimbangkan membuka sistem belajar tatap muka pertengahan Juli ini, walau status Batam kini zona kuning Covid-19.
“Saya inginnya selesai dulu masalah Covid-19 ini. Paling tidak Batam berubah ke zona hijau, sehingga kondisi benar-benar aman dan orangtua tidak khawatir ketika melepas anaknya kembali ke sekolah,” kata Rudi, usai pembubaran Tim Patroli Gabungan Penanganan Covid-19 di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (30/6).
Rudi menjelaskan, persiapan menghadapi tahun ajaran baru akan kembali dibahas bersama Dinas Pendidikan (Disdik) dan para kepala sekolah. Sebab, kepala sekolah orang yang bertanggung jawab ketika anak berada di sekolah.
Menurutnya, meskipun sekolah menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, namun tetap ada kekhawatiran orangtua, terutama untuk mereka yang masih berada di bangku sekolah dasar (SD).
“Saya masih tunggu kebijakan Kemendikbud terkait hal ini. Apakah boleh tatap muka atau tetap melanjutkan belajar dari rumah atau school from home (SFH). Menurut saya, lebih baik di rumah dulu sampai kondisi benar-benar aman,” ujar Rudi yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Batam.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, banyak masukan dari orangtua agar belajar tatap muka ditunda hingga kondisi benar-benar aman.
“Beberapa waktu lalu memang ada informasi diperpanjang belajar dari rumah hingga Desember mendatang, namun kami belum terima edaran resminya dari Kemendikbud,” kata dia.
Karena itu, Disdik Batam belum bisa mengambil keputusan terkait waktu sistem belajar ini. Sementara waktu, tetap mengacu pada edaran Wali Kota Batam hingga 12 Juli nanti.
“Kami tetap tunggu informasi terbaru soal ini. Kalau orangtua tetap mau anaknya SFH dulu. Menurut saya Pak Wali pasti punya kebijakan yang membuat kekhawatiran orangtua soal ini tidak terjadi lagi. Kita tunggu saja, nanti akan ada rapat lagi terkait ini,” ujarnya.(jpg)
