batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Anambas telah merelokasikan anggaran APBD Tahun 2020 sebesar Rp 55,8 miliar untuk penanganan wabah Corona Virus Disease (Covid-19).

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Azwandi mengatakan anggaran yang sudah dicairkan Rp 24,4 miliar. Realisasi itu sampai 30 Juni 2020.

“Paling banyak Dinsos Rp 10,8 miliar dan Rp Dinkes 9,1 miliar,” kata Azwandi, Rabu (1/7/2020).

Di sisi lain, dalam rangka mengajukan pendampingan pelaksanaan belanja anggaran Covid-19, Kepala Kejaksaan Cabang Negeri Natuna di Tarempa, Allan Henri Baskara Harahap, mengatakan pihaknya akan melakukan pendampingan secara yuridis dan nortmatif.

“Pendampingannya sebatas perdata, seperti kontrak. Hal ini untuk menghindari adanya intervensi. Kita lakukan pencegahan yang berisiko kerugian negara,” terangnya kepada media beberapa waktu yang lalu.

Allan Henri Baskara Harahap kembali menegaskan, pengadaan barang dan jasa belanja anggaran Covid-19, tidak harus habis pakai dan tidak diperbolehkan disubkontrak.

“Diprioritaskan pada pencegahan Covid-19 dan pemberian bantuan. Anggaran itu tidak harus habis pakai, sesuai kebutuhan dan tidak boleh tumpang tindih belanja,” katanya.(fai)