batampos.co.id – Sempat masuk zona kuning, kini status Kecamatan Nongsa kembali berubah dan masuk dalam zona merah muda pada Rabu (1/7/2020).

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, Kecamatan Nongsa dinyatakan masuk zona merah muda karena jumlah pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 12 orang.

Padahal sebelumnya Kecamatan Nongsa, masuk dalam zona kuning dengan jumlah pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan sebanyak 11 orang.

Pasien terbaru dari Kecamatan Nongsa adalah EY. Laki-laki berusia 29 tahun itu diketahui merupakan karyawan perusahaan plastik di Kawasan Kabil dan beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa.

EY merupakan kasus baru Covid-19 Nomor 229 Kota Batam. EY adalah Tenaga Kerja lokal di salah satu pabrik plastik di Kabil dan merupakan abang kandung dari Terkonfirmasi Kasus Nomor 215, serta rekan sekerja dari Terkonfirmasi Positif nomor. 204 yang merupakan kasus pertama yang ditemukan dari “Cluster PT. FCS Kabil”.

Tangkapan layar peta situasi terkini positif Covid-19 yang masih dalam perawatan berdasarkan Kecamatan di Kota Batam pada Rabu (1/7/2020). Dalam peta tersebut terlihat Kecamatan Nongsa berubah dari zona kuning menjadi merah muda karena jumlah pasien Covid-19 di kawasan tersebut naik menjadi 12 orang.

Sehubungan tindaklanjut contact tracing yang dilakukan oleh tim
surveillance terhadap cluster ini maka terhadap yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan RDT pada tanggal 22 Juni 2020 dengan hasil “Non Reaktif”.

Mengingat yang bersangkutan merupakan closes contact primer dari kasus adiknya tersebut maka pada tanggal 27 Juni 2020
dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab Tenggorokan yang hasilnya diketahui terkonfirmasi “Positif”.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi.

Baik dari transmisi lokal maupun import, hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

Ia juga mengimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika
terpaksa harus keluar rumah.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(*/esa)