batampos.co.id – Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berakhir, Jumat (3/7) lalu. Di tingkat SMA negeri, jumlah pendaftar 11.402 peserta, sedangkan kuota hanya 5.760 siswa. Dengan demikian terdapat 5.642 siswa tidak bisa ditampung di SMA negeri.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, M Dali tak menampik persoalan ini. Dia memastikan akan banyak siswa yang tidak terakomodir di sekolah negeri. Persoalannya pada kuota tampung yang terbatas. ”Data pastinya belum saya dapat karena tim masih verifikasi. Yang pasti banyak yang tak terakomodir memang,” ujar Dali.
Untuk persoalan ini, sambung Dali, Disdik Kepri tentu tidak memihak pada sisi kemauan orangtua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri saja, tapi juga harus mempertimbangkan kuota daya tampung sekolah negeri dan keberadaan sekolah swasta.
Jika semua harus dinegerikan, maka sekolah yang ada tidak cukup dan sekolah swasta akan berdampak nantinya. ”Ini butuh pengertian kita bersama. Memang tak melarang anak untuk sekolah di sekolah negeri tapi inilah kondisi riilinya kita,” jelasnya.
”Tak mampu kalau semua mau masuk ke sekolah negeri. Saya lihat sekolah swasta sudah cukup bagus semua dan daya tampungnyapun mencukupi semua. Ayolah saling mengisi saja. Jikapun kami dipaksakan untuk mengakomodir semua, tak bisa kami ambil keputusan sendiri. Perlu pertimbangan dan persetujuan semua pihak yang terlibat termasuk sekolah swasta tadi,” ujar Dali. (*/jpg)
