Jumat, 3 April 2026

Pasien Covid-19 di Batam Kembali Dinyatakan Positif, Begini Kronologisnya….

Berita Terkait

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam yang dinyatakan sembuh pada 20 Juni 2020 lalu, kembali dinyatakan positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, pasien tersebut merupakan karyawan Bank BUMN di Pekan Baru, Riau.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus re-infeksi di Kota Batam,” katanya, Senin (6/7/2020).

Ia menjelaskan, terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus itu adalah 1 orang laki-laki berinisial DH berusia 46 tahun.

DH kata dia, merupakan karyawan Bank BUMN di Pekan Baru, Riau, beralamat di kawasan perumahan Tiban Koperasi Kelurahan Tiban Baru, Sekupang.

“Ini merupakan kasus re–infeksi Covid-19 Nomor. 241 Kota Batam,” tuturnya.

Kata dia, yang bersangkutan sebelumnya merupakan kasus terkonfirmasi positif nomor 181 dan sudah dinyatakan sembuh
pada 20 Juni 2020 lalu.

DH lanjutnya harus menjalankan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dan akan berakhir pada 4 Juli 2020 lalu.

Namun kata dia, pada 30 Juni 2020 lalu, sebelum berakhirnya masa isolasi yang bersangkutan telah keluar rumah dan pergi ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan pemeriksaan swab Tenggorokan (PCR) ulang secara mandiri untuk keperluan persyaratan penerbangan ke Pekan Baru guna kembali bekerja.

“Hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan oleh Laboratorium Klinik Prodia Batam yang diterima pada hari ini menyimpulkan
bahwa yang bersangkutan kembali terkonfirmasi “Positif”,” tuturnya.

Ia melanjutkan, berdasarkan anamnesa yang dilakukan yang bersangkutan mengatakan selama dalam masa isolasi mandiri di rumahnya tidak pernah melakukan aktifitas di luar rumah.

Kecuali pada saat aktifitas olah raga ataupun berjemur dan itupun dilakukan hanya disekitar halaman rumahnya saja.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini sedang dalam persiapan perawatan isolasi/karantina guna
penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

Wali Kota Batam itu mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19.

Baik yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

“Selanjutnya diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(*/esa)

Update