batampos.co.id – Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berakhir, Jumat (3/7) lalu. Ribuan calon siswa yang mendaftar ditolak karena daya tampung sekolah negeri tidak mencukupi.
Di SMK Negeri 5 Batam salah satunya. Pada Jumat siang pukul 11.30 WIB, menolak 1.749 pendaftar. Total pendaftar yang masuk sejak hari pertama PPDB dibuka mencapai angka 2.769 orang. Berkas yang sudah diverifikasi sebanyak 893 berkas dan yang dalam proses verifikasi seba-
nyak 128 berkas.
”Hampir empat kali lipat banyaknya jumlah pendaftar dari kuota daya tampung yang ada. Daya tampung kita tahun ini 792 orang untuk 22 lokal yang disediakan. Yang daftar 2.769 calon siswa,” ujar Kepala SMKN 5 Batam, Agus Syahrir, akhir pekan lalu.
Situasi serupa juga terjadi di SMK Negeri 8 Batam. Sekitar 300 pendaftar dipastikan tidak lolos PPDB sebab gagal saat verifikasi. Kuota daya tampung juga terbatas hanya 288 siswa saja, sementara pendaftar di atas 500 orang.
Begitu juga dengan SMK Negeri I Batam, jumlah pendaftar mendekati angka 2.000 namun yang diterima hanya 312 siswa saja, sesuai dengan kuota daya tampung yang ada.
Ketua panitia PPDB SMK Negeri I Batam, Hudawi menuturkan, dari 1.587 pendaftar terdapat sebanyak 738 orang yang sudah lolos verifikasi. Sisanya sudah dipastikan tak lolos karena bermasalah dengan data saat verifikasi. ”Yang sudah verifikasi inipun pastinya ada yang yang tersingkir juga nantinya karena daya tampung kita hanya 312 orang saja,” kata Hudawi.
Berdasarkan data Disdik Provinsi Kepri, untuk tingkat SMK negeri se-Kepri, jumlah pendaftar sebanyak 7.511 peserta, sedangkan kuota atau daya tampung hanya 3.516 siswa atau sebanyak 3.995 siswa tidak tertampung SMK negeri. (*/jpg)
