Selasa, 28 April 2026

Penumpang Pesawat Mulai Meningkat

Berita Terkait

batampos.co.id – Meski mobilitas dibatasi, pergerakan angkutan umum tetap terjadi. Bahkan, jumlahnya terus meningkat. Di sektor penerbangan, menurut data Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau yang dikenal dengan AirNav Indonesia, bulan lalu saja ada 51.228 pergerakan pesawat.

Direktur Utama AirNav Indonesia M. Pramintohadi Sukarno, Senin (6/7) mengatakan, data traffic movement menunjukkan tren peningkatan sejak awal Juni. Jumlah pergerakan pesawat terus naik hingga awal Juli.

”Memang jika dibandingkan dengan kondisi normal, peningkatan ini belum signifikan,” ujarnya. Sebagai contoh, data traffic movement pada Mei 2019 sebanyak 162.426 pergerakan. Sedangkan Juni 2019 sebanyak 169.248 pergerakan.

Di sektor kereta api (KA), kepadatan terjadi pada rute lokal. Di Jabodetabek, misalnya, kemarin terjadi antrean panjang. Wali Kota Bogor Bima Arya pun memprotes karena lama antrean di Stasiun Bogor sampai dua jam.

”Kepadatan dapat terjadi karena dua hal: pembatasan kapasitas angkut KRL dan bertambahnya penumpang pada masa peak hour,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo. Dia menyatakan, antrean tetap memperhatikan physical distancing, baik di stasiun maupun kereta.

Didiek menuturkan, meski pengguna KRL terus bertambah, tetap ada pembatasan kapasitas. Hal itu membuat kepadatan pada jam sibuk tidak dapat dihindari. Kemarin, misalnya, jumlah pelanggan KRL yang dilayani hingga pukul 10.00 mencapai 166.044 penumpang.(jpg)

Update