batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, merespon langsung keluhan para wali murid yang anaknya tidak bisa masuk ke sekolah negeri.

Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menerima keinginan masyarakat menyekolahkan anaknya di sekolah negeri.

“Saya perintahkan bagi yang mau masuk ke sekolah negeri terima saja,” ujarnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan saat melakukan pertemuan dengan wali murid di SMP Negeri 42 Batam Kota.

Wali Kota mengatakan, di beberapa SMP Negeri di Kecamatan Batam Kota akan ditambahkan rombongan belajar (rombel) dan menambah daya tampung perkelas.

“Saya izinkan dari 36 menjadi 40 perkelas. Tiap sekolah tambah satu rombel,” ucap Rudi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat melakukan pertemuan dengan para wali murid di SMPN 42 Batam Kota. Foto; Dhinyanto/batampos.co.id

Kadisdik Kota Batam, Hendri Arulan, di Kecamatan Batam Kota ada delapan SMP Negeri yaitu SMP 31, SMP 42, SMP 43, SMP 52, SMP 28, SMP 10, SMP 6 dan SMP 12.

Dari delapan sekolah itu kata dia, pendaftar di SMP Negeri 42 sangat banyak.

“Daya tampung di SMP Negeri 42 memiliki 6 ruangan. Jika dikalikan 36 murid per kelas total 216 siswa yang bisa ditampung. Namun yang mendaftar 426 siswa,” jelasnya.

“Hingga kini yang mungkin kebijakan yang diambil calon siswa yang telah mendaftar di SMPN 42 akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang lain,” katanya lagi.

Ia meminta agar SMPN 42 menambah rombel dari 6 menjadi 7 rombel. Kemudian SMPN 52 dari 6 rombel menjadi 7 rombel dan SMPN 28 dari 6 rombel menjadi 7.

“Sedangkan SMP 10 dari 9 rombel menjadi 10 rombel. Untuk bapak ibu, yang anaknya sudah terima di sekolah pilihan kedua silahkan kami harapkan lanjut, sekolah negeri sama saja,” katanya.(nto)